Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENANGAN Alexander Zverev atas Novak Djokovic di partai puncak Final ATP pada November lalu diyakini bakal memacu semangat para petenis muda untuk bisa meraih gelar di ajang bergengsi. Mantan petenis terbaik dunia Rafael Nadal pun menyatakan mereka akan segera melibas dirinya dan Roger Fededer, juga Novak Djokovic, yang dikenal sebagai Big Three.
Bersama Federer dan Djokovic, Nadal sudah mendominasi dunia tenis selama satu dekade. Awal kemunculan Big Three seperti diketahui dimulai dari kemenangan Federer di Wimbledon pada 2003. Adapun Nadal memperoleh trofi mayornya pada 2005 di Prancis Terbuka. Kala itu Nadal masih berusia 19 tahun. Sejak saat itu, tidak ada lagi remaja belasan tahun yang bisa meraih gelar juara grand slam.
"Untuk waktu yang cukup lama, kami bermain dengan sangat konsisten. Petenis muda zaman dulu juga mungkin tidak sebaik sekarang. Kita hanya harus menunggu dan melihat Zverev (Dominic) Thiem, (Stefanos) Tsitsipas, (Denis) Shapovalov, (Ka-ren) Khachanov, dan Andrey (Rublev) bisa juara grand slam," kata Nadal.
Namun, saat ditanya kapan nama-nama baru itu akan membuat penggemar tenis mulai melupakan para petenis senior, Nadal merasa itu baru akan terjadi pada lima atau enam tahun mendatang. "Pada saat itu, mereka akan bertarung untuk memperebutkan banyak hal."
Di sisi lain, Nadal juga mengomentari kembalinya Djokovic ke takhta petenis nomor satu dunia. Dia me-ngaku hal tersebut tidak membuatnya kaget karena Djokovic memang petenis yang berbakat. Selain Djoko-vic, Andy Murray juga diprediksi meramaikan persaingan pada tahun depan. Murray belakangan sering absen di berbagai turnamen karena dibebat cedera.
"Kalau Murray sehat, dia pasti akan tampil maksimal," pungkas Nadal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved