PBSI Bidik Lima Kompetisi Utama untuk Bina Prestasi Atlet

Nurul Fadillah
28/12/2018 17:32
PBSI Bidik Lima Kompetisi Utama untuk Bina Prestasi Atlet
(dok.mi)

PENGURUS Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) telah merancang program pembinaan prestasi untuk satu tahun ke depan. Sebanyak lima kompetisi dan turnamen utama menjadi sasaran PP PBSI sembari mempersiapkan atlet menuju Olimpiade 2020.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti, mengatakan lima kejuaraan tersebut adalah All England, Indonesia Terbuka, Kejuaraan Dunia, Piala Sudirman, dan SEA Games Filipina 2019. Adapun untuk junior, fokus utama adalah Kejuaraan Asia Junior dan Kejuaraan Dunia Junior.

"Jadi, memang fokus utama kami di lima turnamen itu. Kalau Indonesia Terbuka kan salah satu turnamen tertinggi dan sebagai tuan rumah tentunya kita ingin terus mempertahankan juara. Kejuaraan-kejuaran tersebut termasuk dalam program kami untuk nominasi Olimpiade. Sekarang yang masuk pelatnas sudah kita mulai siapkan nominasi untuk pelapis kedua, pelapis ketiga yang junior dan dan kita harapkan ini terus berkesinambungan," ujar Susy, Jumat (28/12).

Baca juga: PB PASI Mulai Persiapkan Komposisi Tim Menuju Olimpiade

Setelah Asian Games 2018 berakhir, kontingen bulu tangkis Indonesia tengah bersiap menghadapi tantangan selanjutnya, yang tak lain adalah Olimpiade Tokyo 2020 mendatang. Berbagai program telah disusun untuk meloloskan atlet sebanyak-banyaknya dalam pesta olahraga terbesar di dunia tersebut.

PP PBSI menargetkan minimal 2 wakil tunggal putra dan putri dapat bertahan di posisi 16 besar dunia, sementara 2 wakil dari ganda putra, putri, dan campuran bisa berada di 8 besar dunia agar lolos ke Olimpiade.

"Ini tugas utama kita tahun ini, ada dua wakil, kalau tunggal 16 besar dunia kalau ganda 8 besar dunia, nah itu pasti kan berat. Jadi, bagaimana tahun ini mereka sudah mulai bertarung untuk penyeleksian menuju Olimpiade," lanjutnya.

Susy menambahkan, PBSI telah menyusun program untuk nominasi menuju OLimpiade 2020. Tak hanya mempertahankan konsistensi dan meningkatkan kematangan di antara atlet elit pelatnas saat ini, nominasi pelapis pun mulai dipersiapkan, khususnya di sektor ganda campuran.

Dengan mundurnya Liliyana Natsir, dan Debby Susanto yang memutuskan pensiun tahun depan, PBSI bergerak cepat melatih pelapis yang dapat mengejar keduanya untuk bertarung di Olimpic.

"Kita sudah mulai ada nominasi untuk mempersiapkan lapis kedua dan menaikkan juga yang kini di lapis kedua menjadi atlet elit, lalu lapis ketiga yang junior juga dipersiapkan untuk naik lagi menjadi lapis dua dan seterusnya, kita harap bisa terus berkesinambungan dan tidak ada jeda sama sekali. Dengan mundurnya Liliyana dan Debby masih belum ada yang cepat, makanya kita harus siapkan sehingga jangan cuma pikirkan yang juara-juara saja," tandas Susy. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya