Flu pun tidak Bisa Halangi James untuk Menang

(Cbssport/R-2)
23/12/2018 09:15
Flu pun tidak Bisa Halangi James untuk Menang
(AFP/ GETTY IMAGES /HARRY HOW)

TIDAK sia-sia Los Angeles Lakers merekrut LeBron James. Terbukti mantan bintang Cleveland Cavaliers dan Miami Heat itu sudah beberapa kali menjadi juru selamat Lakers.

Seperti yang dilakukan 'King' James saat timnya bertemu New Orleans Pelicans dalam duel lanjutan kompetisi basket NBA, kemarin. Dalam laga yang berlangsung di Staples Center, Los Angeles, itu James membuat triple-double untuk membantu Lakers menang 112-104.

Hebatnya, James melakukannya dalam kondisi tidak fit karena flu. Meski begitu, ia masih bisa membuat triple-double dengan 22 poin, 12 rebound, dan 14 assist. Itu adalah triple-double ketiga James selama di Lakers.

Di sisi lain, Kyle Kuzma menopang LeBron dengan torehan 23 poin.

Ini adalah kemenangan pertama Lakers setelah menelan dua kekalahan beruntun. Lakers saat ini berada di posisi keempat Wilayah Barat dengan catatan 19-13.

"Saya merasa efek yang baik karena kemenangan ini," ujar James yang tampak letih selepas pertandingan. "Energi benar-benar rendah saat ini. Tetapi saya yakin bisa bermain di kandang sendiri. Berada dekat teman-teman setim memberikan saya energi yang cukup untuk melalui pertandingan itu dan cukup untuk membantu kemenangan tim," tandasnya.

"Saya seorang pemain yang natural dan alam pula kini menguasai saya saat ini," tukas James.

Saat menjamu Pelicans di kandang sendiri, Lakers memang sempat kesulitan di awal-awal pertandingan. Mereka bahkan hanya mampu berbagi angka sama 34-34 di kuarter pertama.

Tanda-tanda keunggulan Lakers baru terjadi di kuarter kedua. Mereka sukses meninggalkan tim tamu dengan memimpin 35-31.

Di kuarter ketiga, Lakers masih mendominasi menciptakan 25 poin berbanding 23 poin. Lakers akhirnya mampu mempertahankan kemenangan di akhir gim dengan skor 112-104.

Di kubu Pelicans, Anthony Davis tampil apik dengan mencetak double-double, 30 poin, 20 rebound, dan 5 assist. Sayangnya, hal itu belum cukup untuk menghindari Pelicans dari kekalahan ketiganya secara beruntun.

"Tugas saya ialah fokus mengantarkan kemenangan buat tim, itu saja, tidak lebih. Soal hasil, saya tidak tahu. Kami mungkin belum beruntung," tegas Davis.

Kontras dengan Lakers, Cleveland Cavaliers kian terpuruk se-peninggal James. Saat ini the Cavs terbenam di dasar klaseman Wilayah Timur dengan rekor 25 kalah dan baru 8 kali menang.

Toronto Raptors-lah yang terakhir menyakiti Cavaliers. Saat menjamu the Cavs di Scotiabank Arena, Toronto, Raptors menang 126-110.

Pelatih Cavaliers, Larry Drew, berkilah kekalahan timnya lebih karena cederanya sejumlah pilar utama tim. "Tentu saja kehilangan sejumlah pemain inti turut melemahkan kami."





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya