Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga menyatakan kesiapan dalam menghadapi multiajang SEA Games Manila 2019, ASEAN Para Games 2019, dan Olimpiade Tokyo 2020. Untuk itu, mereka menyiapkan anggaran sebesar Rp500 miliar.
Pelaksana Harian Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Chandra Bhakti, mengatakan anggaran itu akan disalurkan ke semua cabang dan Komite Paralimpiade Nasional. Dengan terbatasnya anggaran tersebut, pengurus cabang olahraga diminta menggunakan sebaik-baiknya untuk persiapan para atlet.
"Kita ingin agar pengurus cabang yang dipertandingkan di SEA Games bisa konsentrasi menyusun nomor-nomor yang dipertandingkan. Tujuannya agar dana yang tersedia bisa mencukupi sebab dana itu juga akan dialokasikan kepada NPC untuk mempersiapkan kontingen Indonesia menghadapi ASEAN Para Games. Mereka juga butuh dana besar karena jumlah atlet yang dikirim besar," ujar Chandra saat dijumpai di sela-sela rapat koordinasi dengan cabang olahraga di Kantor KOI, Senayan, Jakarta, kemarin.
Di sisi lain, meskipun SEA Games 2019 tidak dijadikan tolok ukur prestasi, Menpora Imam Nahrawi tetap berharap adanya kemajuan bagi para atlet pelapis. Menurut Chandra, Menpora menginginkan adanya peningkatan prestasi Indonesia ketimbang di SEA Games Kuala Lumpur 2017. Ketika itu Indonesia hanya menempati posisi kelima dengan perolehan 38 medali emas, 63 perak, dan 90 perunggu.
"Menpora berharap kontingen Indonesia yang berada di peringkat kelima di Malaysia bisa meraih prestasi lebih baik lagi di Filipina. Jadi, marilah kita berjuang bersama-sama untuk mewujudkannya," ujarnya.
Chandra juga mengingatkan induk-induk organisasi untuk segera memberikan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana Asian Games Jakarta-Palembang 2018.
"Kemenpora siap memberikan pendampingan jika memang dibutuhkan. Perlu diketahui bahwa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan lebih ketat lagi dalam pemeriksaan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana Asian Games 2018 sehubungan dengan adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kemenpora," pungkasnya.
Segera disahkan
Jumlah cabang olahraga dan nomor yang akan dipertandingkan di SEA Games 2019 telah ditentukan, yakni sebanyak 56 cabang dengan 523 nomor. Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Hellen Sarita Delima mengatakan jumlah tersebut dipastikan tidak akan berubah. Pengesahan resmi cabang beserta nomor pertandingan akan diselenggarakan Komite Olahraga Filipina.
"Jumlah itu sudah final. Pengesahannya akan dilakukan Januari mendatang meski mereka masih menerima usulan-usulan," ujarnya.
Hellen mengungkapkan, dari 56 cabang olahraga yang dipertandingkan, sebanyak 29 di antaranya merupakan cabang Olimpiade, 2 lainnya Olimpiade Musim Dingin, dan sisanya non-Olimpik.
Sebelumnya, KOI juga telah mengusulkan penambahan nomor cabang unggulan Indonesia, yaitu bulu tangkis, tenis, judo, dan pencak silat.
"Bulu tangkis yang tadinya hanya 5 nomor menjadi 7 nomor. Begitu juga tenis yang mempertandingkan nomor ganda campuran. Kemudian pencak silat, di mana Indonesia sukses merebut 14 emas di Asian Games 2019, semula hanya 6 nomor yang ditawarkan, tetapi bisa ditingkatkan menjadi 9 nomor dari 16 yang diusulkan. Ini kan sudah sangat bagus," lanjutnya.
Untuk menindaklanjuti penentuan kontingen Indonesia di SEA Games, KOI berencana mengadakan rapat lanjutan bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga serta pengurus cabang olahraga. Pertemuan akan diselenggarakan pada awal tahun depan sambil menuggu kepastian pengesahan dari Filipina. (R-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved