Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA acara Sports Personality of the Year 2018 yang digelar di Birmingham, Inggris, Minggu (16/12), pembalap Formula Satu Lewis Hamilton menjadi atlet urutan kedua yang menerima penghargaan tersebut.
Sebagaimana biasa, saat acara berlangsung, tiga atlet penerima Sports Personality of the Year 2018--pembalap sepeda juara Tour de France 2018 Geraint Thomas, kapten tim nasional Inggris Harry Kane di Piala Dunia 2018, dan Hamilton--memberi sambutan.
Saat sambutan, juara lima kali F1 dari Inggris itu mengisahkan kisah hidupnya dari sejak kecil hingga menjadi pembalap kebanggaan Inggris.
Dalam bertutur tentang perjalanan hidupnya kepada pembawa acara Gabbt Logan, pembalap dari tim Mercedes tersebut menyebut kampung kelahirannya, Stevenage, Kota Hertfordshire, Inggris. Stevenage ialah kota kecil yang letaknya sekitar 37 km sebelah utara Kota London.
“Ini ialah sebuah impian untuk kita semua yang berasal dari satu keluarga yang melakukan sesuatu yang berbeda. Kami telah terlepas dari kehidupan kumuh,” papar pembalap berusia 33 tahun itu.
Ternyata lontaran Hamilton terkait kata ‘kumuh’ untuk menggambarkan ‘Stevenage’ berbuntut panjang. Warga Stevenage yang mengaku bangga dengan Hamilton pun turut terpancing emosi.
Kata ‘kumuh’ dinilai sebagai bentuk penghinaan dan pelecehan. Kendati acara telah usai, justru ucapan Hamilton yang menyebut ‘Stevenage kumuh’ menjadi viral di media sosial.
Tak hanya itu, para netizen pun ramai-ramai mengecam Hamilton yang memang berasal dari keluarga miskin. Bahkan, pembalap yang merintis balapan sejak usia delapan tahun dengan menjadi pembalap gokar itu merasa pusing dalam mengahadapi amarah warganet tersebut.
Akhirnya untuk meredakan amarah netizen, Hamilton menanggapi melalui media sosial Instagram-nya. Hamilton yang beribu kulit putih dan berayah kulit hitam itu mengaku ‘sangat bangga’ dengan Stevenage. “Saya salah memilih kata-kata,” ucap Hamilton.
Beberapa warganet pun mulai menerima pengakuan salah dari Hamilton. Dalam Twitter-nya, netizen Sharon Taylor menulis ‘Terima kasih kepada Anda, Lewis Hamilton, atas permintaan maaf yang sangat ramah terkait dengan isu Stevenage.’ (Dailymail/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved