PB WI Ingin Populerkan Wushu Tradisional

(Ant/R-2)
19/12/2018 22:30
PB WI Ingin Populerkan Wushu Tradisional
(ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/ama)

PENGURUS Besar Wushu Indonesia (PB WI)  berharap Kejuaraan Bali Kungfu International 2018 di Nusa Dua, Bali, 17-22 Desember, bisa lebih memperkenalkan cabang wushu tradisional di Tanah Air. Wakil Ketua III PBWI Bambang Suprianto mengungkapkan bahwa sejak berdiri di Indonesia pada 1992, banyak orang lebih mengenal cabang wushu yang terdiri atas dua, yakni taolo dan sanda. Taolo adalah nomor melibatkan gerakan-gerakan seni bela diri, sedangkan sanda adalah nomor tarung.

“Padahal, dalam wushu itu ada tiga kategori, yaitu taolu, sanda, dan tradisional. Sebenarnya ketiganya melekat, tidak bisa dipisahkan. Namun, sampai tahun 2017, wushu tradisional itu belum terangkat namanya,” kata Bambang, yang juga menjadi Ketua Panitia Kejuaraan Bali Kungfu Internasional 2018 itu.

“Harapan kami, wushu tradisional yang sudah membahana di seluruh Nusantara ini akan kita kembalikan, kita angkat citranya untuk kita bawa ke dalam suatu misi di kegiatan-kegiatan yang bersifat ajang prestasi.” (Ant/R-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya