Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT tampil melawan Utah Jazz, guard James Har-den menjadi ‘senjata yang mematikan’ yang dimiliki Houston Rockets. Dengan menyumbang 47 poin, Harden pun berperan besar membawa kemenangan bagi Rockets saat menjamu Jazz.
Pada laga NBA yang berlangsung di Arena Toyota Center, Houston, Amerika Serikat (AS), Senin (10/12) waktu setempat, Harden dan kawan-kawan menaklukkan Jazz dengan skor 102-97.
Penampilan Harden yang mendapat MVP 2018 membuatnya layak disebut sebagai pahlawan Rockets. Saat kondisi poin kritis, pemain berusia 29 tahun tersebut sukses melakukan tiga tembakan bebas. Tembakan bebas didapat setelah Harden diganggu guard Jazz, Ricky Rubio.
Dari kubu Jazz, Rubio mengaku kecewa dengan hukuman yang diberikan wasit. Rubio menilai dalam aksinya menghalangi Harden, ia tak melakukan pelanggaran dan tak layak diberi hukuman lemparan bebas bagi Rockets.
“Kalian lihat pertandingan? Apa yang kamu pikir?” kata Rubio setelah Harden mendapat lemparan hukuman. “Saya tidak ingin menjawab, tetapi saya pikir 100% siapa pun tahu jawabannya,” tutur pemain basket asal Spanyol tersebut.
Sebaliknya, Harden tak mau menanggapi soal lemparan bebas yang didapatkannya. “Apa kamu ingin dari saya untuk menjelaskannya? Katakan tentang diri sendiri?” ucap Harden.
Penampilan Harden juga mendapat hujan pujian dari rekan satu timnya. “Saya mengatakan sepanjang masa, dia pemain penyerang terbaik yang pernah saya saksikan,” kata guard Chris Paul.
“Tampaknya secara serius, dia dapat memberi dorongan, dia dapat menembak, dia dapat merebut bola. Ini menjadi laga malam yang alot bagi semua pemain. Namun, saya tak peduli dengan yang kalian lakukan,” tambah Paul.
Dengan menenangi laga melawan Jazz, kini Rockets menempati posisi ke-10 Wilayah Barat. Tim yang bermarkas di Arena Toyota Center itu mencatat 15 menang dan 14 kalah.
Di sisi lain, center asal Tiongkok Zhou Qi siap meninggalkan klub yang merekrutnya, Rockets. Pihak manajemen Rockets menyatakan kemarin telah melepas Zhou.
Kepastian nasib pemain berusia 22 tahun dari ‘Negeri Tirai Bambu’ itu juga dinyatakan General Manager Rockets Daryl Morey.
Pihak Rockets menilai Zhou tak bisa menunjukkan prestasinya selama bergabung dengan Rockets. Pemain dengan tinggi 217 cm tersebut lebih banyak duduk di bangku cadangan selama musim NBA periode 2017-2018.
Sumbang 15 ribu poin
Kini Stephen Curry menjadi pemain kelima di Golden State Warriors yang bisa menyumbangkan 15 ribu poin. Jumlah tersebut didapat berkat dirinya mampu mencetak setidaknya 10 poin di setiap pertandingan yang dia jalani.
Torehan Curry tersebut dibukukan setelah timnya, Warriors, mengalahkan Memphis Grizzlies dengan skor 110-93.
“Dia mungkin akan mencapai 16 ribu poin. Dia tidak akan sadar ketika mencapai itu,” kata pelatih Warriors Steve Kerr.
“Curry pemain yang brilian dan tampil dengan hebat setiap malam dan berlatih keras setiap harinya,” tutur Kerr.
Menurut Kerr, Curry telah melakukan banyak hal untuk Wariors. Sangat jarang, menurutnya, ada pemain yang seperti Curry. Presta-sinya juga sangat impresif mengingat dia berhasil menjadi pemain All Stars. (AFP/NBA/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved