Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA Kejuaraan Nasional PBSI 2018, klub PB Djarum menerjunkan pasangan ganda campuran yang memiliki prestasi dan pengalaman internasional. Tim asal Kudus, Jawa Tengah, tersebut menjadi tim unggulan.
PB Djarum juga menerjunkan pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2018, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir,
Tak hanya itu, untuk nomor ganda campuran, PB Djarum menurunkan para pemain terbaik mereka yang menghuni pelatnas Cipayung seperti Debby Susanto, Gloria Emanuelle Widjaja, Annisa Saufika, Rinov Rivaldy, Akbar Bintang Cahyono, dan Siti Fadia Silva Ramadhanti.
“Bisa dibilang PB Djarum unggul di ganda campuran. Banyak materi pemainnya yang kalau diputar kanan-kiri, dipasangkan dengan siapa saja, bisa,” kata Praveen.
“Bukannya sombong, tetapi memang salah satu kekuatan kami di nomor ganda campuran makanya kami dari ganda campuran ingin bisa memberikan angka,” ujar Praveen.
Namun, para pemain PB Djarum mempunyai pesaing berat dari PB Jaya Raya Jakarta. “Jaya Raya memang jadi pesaing terkuat untuk kami, tapi kami tetap optimistis,” jawab Praveen.
Pada laga pembuka Grup B, kemarin, Praveen/Melati membuka jalan bagi tim PB Djarum saat melawan PB Exist. Praveen/Melati mengalahkan pasangan Renaldi Samosir/Hediana Julimarbela dengan skor 21-13, 21-16.
Di sisi lain, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menyatakan ada peningkatan jumlah gelar juara yang didapat sepanjang 2018.
Pada tahun lalu, para pebulu tangkis Indonesia hanya meraih 37 gelar juara dari berbagai sektor. Pada tahun ini, pebulu tangkis Indonesia meraih 53 gelar juara.
Menurut Kepala Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti, tahun ini yang paling mencolok tetap dari sektor ganda putra.
“Tapi, sektor lain juga mencolok karena ada beberapa peningkatan performa. Dari tunggal putra, dapat lima medali emas. Tunggal putri, ada tapi sedikit, masih dari turnamen level bawah,” kata Susy di Jakarta, kemarin. Dia menambahkan, dari ganda putri, ada lima gelar. Dari ganda campuran, juga ada yang menjadi juara dunia. (Beo/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved