Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MULTIAJANG SEA Games 2019 Manila tidak lagi menjadi tolok ukur prestasi olahraga Indonesia. Pemerintah mengalihfungsikan SEA Games sebagai ajang pembuktian bagi atlet-atlet pelapis Indonesia.
Meskipun atlet elit masih tetap diturunkan, mereka hanya bersifat melengkapi kekuatan Indonesia pada multiajang terbesar di Asia Tenggara tersebut. Karena itu, pesta olahraga kali ini pun menjadi momentum bagi para atlet junior untuk unjuk kemampuan membela Merah Putih.
Wakil Ketua Umum KONI Pusat, Suwarno, mengatakan, akan mengikuti kebijakan pemerintah untuk menjadikan SEA Games sebagai bagian dari pembinaan. Suwarno pun meminta pesta olahraga dua tahunan tersebut tak lagi dijadikan tolok ukur prestasi mengingat besarnya campur tangan tuan rumah dalam menentukan cabang yang dipertandingkan.
"Sebagai mitra tentu kita akan mengikuti kebijakan mereka, tetapi harus diingat SEA Games berbeda dengan Asian Games yang mayoritas cabornya merupakan cabang Olimpik. Di SEA Games cabor ditentukan oleh tuan rumah bahkan di Filipina ada cabang baru namanya arnis yang bahkan kita engga mengerti cabang apa," ujar Suwarno saat dihubungi Media Indonesia, Sabtu (15/12).
"Jadi, kalau memang kita tidak jadikan SEA Games sebagai tolok ukur prestasi seperti halnya ASian Games, saya pikir kebijakan mengirimkan pelapis di sana adalah proses pembinaan yang lebih baik. KONI akan mengikuti pemerintah apabila mereka menginginkan proses regenerasi lebih cepat dengan konsekuensi prestasi yang diperoleh tidak sebaik jika kita mengirim atlet senior," lanjutnya.
Suwarno pun menambahkan, KONI sebagai tangan kanan pemerintah akan memonitoring perkembangan pembinaan atlet di tiap-tiap cabang olahraga. Mereka juga akan melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap kejuaraan yang dilakukan di tingkat nasional maupun internasional sebagai bentuk pembinaan atlet elit maupun pelapis.
Sementara itu, untuk mendukung pencapaian Indonesia di SEA Games tahun depan, KONI telah memberikan usulan-usulan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga. Menurut SUwarno, terdapat beberapa cabor yang diharapkan dapat dinegosiasikan dengan pihak penyelenggara SEA Games 2019.
"Sampai sekarang cabor yang dipertandingkan masih dalam proses verifikasi dan pembahasan. Saya sudah menyampaikan masukan kepada Deputi IV Peningkatan Prestasi Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga) supaya didorong cabor dayung, kempo, silat, panjat tebing, dan paralayang karena itu cabor-cabor andalan kita," pungkasnya. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved