Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA laga pembuka ganda putra di Grup B turnamen BWF World Tour Finals 2018, pasangan Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan gagal memetik poin setelah dikalahkan pasangan Jepang Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe dengan skor 4-21, 18-21.
Namun, pada laga kedua yang berlangsung di Guangzhou, Tiongkok, kemarin, Ahsan/Hendra, pemegang juara dunia 2013 dan 2015, mampu bangkit dan memenangi pertandingan.
Dalam laga yang berlangsung 36 menit, Ahsan/Hendra yang pernah meraih medali emas Asian Games 2014 mampu membungkam pasangan Taiwan, Su Ching-heng/Liao Min-chun, dengan skor 21-18, 21-14.
Dengan kekalahan atas Ahsan/Hendra, Su/Liao telah menelan kekalahan kedua kalinya. Pada laga pertama, pasangan Taiwan itu takluk dari rekan satu negara mereka Chen Hung-ling/Wang Chi-lin.
Dengan satu kalah dan satu kali menang, Hendra/Ahsan kini bertengger di posisi ketiga klasemen sementara Grup B. Mereka kalah agregat poin dari Chen Hung-ling/Wang Chi-lin yang berada di posisi runner-up.
Hendra Ahsan yang memasukkan 64 poin dan kemasukan 74 poin, kalah agregat dari Chen/Wang yang memasukkan 80 poin dan kemasukan 75 poin. Karena itu, laga melawan Chen/Wang, hari ini, menjadi partai krusial bagi Hendra/Ahsan.
Pasangan kedua Indonesia tersebut tak memiliki pilihan selain kemenangan penuh pada laga tersebut. Hendra/Ahsan memiliki peluang memenangi pertandingan mengingat di atas kertas keduanya unggul dari pasangan Chen/Wang dengan rekor dua kemenangan dan satu kekalahan.
"Untuk pertandingan selanjutnya, kami belum tahu pola permainan lawan, yang penting harus yakin dari awal jangan sampai ketinggalan lagi," ujar Ahsan yang siap tampil optimal di laga ketiga.
Tommy wajib menang
Di sektor tunggal putra Grup B, Tommy Sugiarto gagal memeraih kemenangan di laga kedua. Pemain nonpelatnas itu ditaklukkan pemain India Sameer Verma dengan skor 16-21, 7-21.
Namun, dengan modal satu kemenangan di laga pertama, Tommy masih berpeluang untuk lolos dari fase grup dengan syarat harus memenangi partai ketiga melawan sang juara dunia 2018, Kento Momota, dari Jepang.
Sebaliknya, di sektor ganda putri, peluang Indonesia meloloskan wakil ke semifinal sudah tertutup. Pasalnya, pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu kembali gagal meraih kemenangan.
Setelah sebelumnya dikalahkan Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi 11-21, 16-21 di hari pertama, Rabu (12/12), Greysia/Apriyani ditaklukkan pasangan Tiongkok Chen Qingchen/Jia Yifan dengan skor 14-21, 8-21.
Peluang tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting untuk lolos dari fase Grup A telah pupus. Di laga pertama, juara Tiongkok Terbuka itu kalah dari Chou Tien-chen (Taiwan) dengan skor 17-21, 21-18, dan 21-18. Anthony kembali kalah dari Shi Yuqi dari Tiongkok dengan dua gim 8-21 dan 19-21. (R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved