Brexit Dikhawatirkan Ganggu F1

Budi Ernanto
13/12/2018 17:19
Brexit Dikhawatirkan Ganggu F1
(AFP PHOTO / ANDREJ ISAKOVIC)

PENYELENGARA Formula 1 (F1) kini tengah mengamati perkembangan rencana Inggris yang ingin keluar dari Uni Eropa. Isu yang lebih dikenal dengan Brexit itu dikhawatirkan dapat memberikan dampak negatif terhadap F1.

Tidak hanya pihak penyelenggara, beberapa tim peserta F1, seperti Mercedes, juga menyatakan saat ini situasi sedang tidak nyaman karena isu Brexit.

“Kami juga memantau perkembangan Brexit. Karena Mercedes juga punya markas di Inggris. Satu di Brackley dan satu lagi di Brixworth. Divisi motorsport kami mempekerjakan sekitar 1.800 orang, kami tergantung kepada Uni Eropa. Kami tidak ingin kebutuhan kami terhambat sebuah pembatas,” kata bos Mercedes Toto Wolff.

Selain Mercedes, yang juga memiliki rumah di Inggris, ialah, Red Bull, McLaren, Williams, Renault, Haas, Racing Point. Bos Renault Cyril Abiteboul mengatakan Brexit pasti akan menghambat distribusi logistik.

“Tentu saja kami tidak ingin barang-barang kami tertahan oleh sesuatu, begitu juga dengan sumber daya manusia di Renault. Kami sekarang berkembang dengan cepat dan itu berkat kemudahan yang diberikan oleh Inggris. Tapi, kami tidak ingin itu berubah,” kata Abiteboul. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya