Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYELENGARA Formula 1 (F1) kini tengah mengamati perkembangan rencana Inggris yang ingin keluar dari Uni Eropa. Isu yang lebih dikenal dengan Brexit itu dikhawatirkan dapat memberikan dampak negatif terhadap F1.
Tidak hanya pihak penyelenggara, beberapa tim peserta F1, seperti Mercedes, juga menyatakan saat ini situasi sedang tidak nyaman karena isu Brexit.
“Kami juga memantau perkembangan Brexit. Karena Mercedes juga punya markas di Inggris. Satu di Brackley dan satu lagi di Brixworth. Divisi motorsport kami mempekerjakan sekitar 1.800 orang, kami tergantung kepada Uni Eropa. Kami tidak ingin kebutuhan kami terhambat sebuah pembatas,” kata bos Mercedes Toto Wolff.
Selain Mercedes, yang juga memiliki rumah di Inggris, ialah, Red Bull, McLaren, Williams, Renault, Haas, Racing Point. Bos Renault Cyril Abiteboul mengatakan Brexit pasti akan menghambat distribusi logistik.
“Tentu saja kami tidak ingin barang-barang kami tertahan oleh sesuatu, begitu juga dengan sumber daya manusia di Renault. Kami sekarang berkembang dengan cepat dan itu berkat kemudahan yang diberikan oleh Inggris. Tapi, kami tidak ingin itu berubah,” kata Abiteboul. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved