Kevin/Marcus bakal Mulus di Laga Pembuka

Nurul Fadilah
11/12/2018 23:15
Kevin/Marcus bakal Mulus di Laga Pembuka
(Dok PBSI)

PASANGAN ganda putra nomor satu dunia dari Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon akan menjalani laga pembuka hari ini pada BWF World Tour Finals 2018 yang digelar di Guangzhou, Tiongkok.

 Berada di Grup A, Kevin/Marcus akan bertemu pasangan peringkat ketujuh dunia dari Denmark Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen. Jika melihat head to head dari lima pertemuan antardua pasangan tersebut, ganda putra Indonesia diprediksi memetik kemenangan perdananya.  

 Dari lima pertemuan, Kevin/Marcus mengalahkan Astrup/Rasmussen lima kali di Fazhou Tiongkok Terbuka 2018, India Terbuka 2018, Jepang Terbuka 2017, Australia Terbuka 2016, dan Swiss Terbuka 2015.

Satu-satunya kekalahan yang dialami Kevin/Marcus kontra Astrup/Rasmussen saat bertanding pada Indonesia Terbuka 2017 yang digelar di Jakarta Convention Center.  

Sementara itu, pelatih ganda putra pemusatan latihan nasional Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Aryono Miranat menegaskan pasangan yang dijuluki the Minions tersebut perlu mewaspadai pasangan Tiongkok Han Chengkai/Zhou Haodong yang sama-sama berada di Grup A.

“Hasil undian World Tour Finals tidak masalah bagi Kevin/Marcus. Semua lawan punya kekuatan yang merata karena para pemain di sini adalah peringkat delapan dunia. Semua lawan harus diwaspadai,” kata Aryono dari Guangzhou, Tiongkok, dalam keterangan persnya.

Perlu bermain tenang
Aryono mengatakan kekalahan dua kali Kevin/Marcus  dari Han/Zhou pada turnamen Prancis Terbuka 2018 dan Tiongkok Terbuka 2018.  “Kevin/Marcus hanya perlu bermain tenang pada poin-poin kritis saat melawan Han/Zhou,” kata Aryono.

Marcus memberi tanggapan soal pasangan Tiongkok. “Tentu kami ingin menang lagi atas Han/Zhou. Kami sebelumnya kalah dengan poin tidak jauh. Kami optimistis mengalahkan mereka,” kata Marcus.

Di sisi lain, pemain tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, tidak gentar menghadapi lawan-lawannya di World Tour Finals 2018.Kendati masuk Grup A yang digolongkan ‘grup neraka’, Anthony tetap optimistis.

Pada laga pertama, juara Tiongkok Terbuka 2018 itu akan bertemu pemain Taiwan  Chou Tien-chen. Untuk bisa lolos dari fase grup, Anthony harus memetik minimal dua kemenangan.   

“Hasil undiannya kalau dibi­lang berat ya berat, di Grup A juga berat, soalnya pesertanya kan top delapan yang terbaik tahun ini,” kata Anthony yang berasal dari Cimahi, Bandung, tersebut.

 “Menurut saya semua lawan tidak bisa dibilang mana yang paling berat karena semua berat, tidak ada yang mudah dikalahkan, tidak ada yang bisa dipastikan bisa dapat poin kemenangan,” ucap  Anthony.

Catatan pertemuan dengan Chou, Anthony pernah menelan kekalahan di Korea Terbuka 2018 dengan skor 13-21, 11-21. Meski demikian, dalam catatan rekor pertemuan dengan Chou, Anthony masih unggul 4-3.

Tunggal putra Indonesia lainnya yang  berada di Grup B, Tommy Sugiar­to, akan bertemu Kantaphon Wangcharoen dari Thailand hari ini. (R-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya