Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PECATUR Indonesia, IM Yoseph Taher, berhasil menahan remis GM Wang Hao yang merupakan unggulan utama di ajang 17th Asian Continental Chess Championship. Meski remis, hasil tersebut cukup membanggakan mengingat selisih elo rating yang cukup besar di antara keduanya.
Yoseph memiliki elo rating 2.454 dan GM Wang Hao termasuk GM Super yang memiliki rating 2.730.
"Keberhasilan ini tidak terlepas dari persiapan pembukaan yang bagus. 20 langkah pertama mereka sama persis dengan partai Wang Hao versus Wen Yang di China, bulan lalu, di mana Yoseph juga diutus PB Percasi main di sana," ungkap Kristianus Liem, Kapten Tim Indonesia, dalam keterangannya, Selasa (11/12).
Meski langkah GM Wang Hao serupa dengan permainan sebelumnya, Yoseph mengatakan bahwa ada langkah perbaikan oleh lawannya.
"Saya ingat betul partai tersebut. Cuma pada langkah ke-20 Wang Hao memukul di g4 dengan bidak. Sebelumnya memukul dengan menteri, dan berakhir remis dalam 38 langkah. Langkah baru Wang Hao memang perbaikan," ujar Yoseph.
"Langkah 20, hxg4 memang membuat hitam tertekan. Tetapi saya bisa mempertahankan posisi tidak sampai kalah," imbuh Yoseph.
Pertandingan sempat memanas ketika memasuki langkah 39 hingga 44. Yoseph menjalankan langkah yang sama menteri bolak balik dari petak a7 ke c7 seolah menantang Wang Hao untuk terus menyerang. Namun, untuk menghindari terjadinya klaim remis tiga kali, bangunan yang sama Wang Hao membongkar posisi dengan terobosan bidak f4 pada langkah ke-45.
"Setelah pertukaran gajah dengan kuda pada langkah ke-50, menteri putih berhasil masuk ke pertahanan sayap-raja hitam, tapi sendirian menyerang tidak ada yang bisa dihasilkan menteri putih selain skak bolak balik," terang Yoseph.
Akhirnya, pertandingan pun disepakati remis pada langkah ke-54. Dengan keberhasilan menahan remis tersebut, Yoseph berhasil 'mencuri' rating Wang Hao sebanyak 3,3 poin.
Hasil remis pada babak pembukaan tersebut diikuti dengan hasil tiga kemenangan dari GM Susanto Megaranto, WGM Medina, dan WIM Citra. Meski sebuah kemenangan, hal tersebut sebagai sebuah kewajaran karena lawan mereka memiliki rating yang rendah.
Sedangkan kekalahan tim Indonesia diderita Sean Winshend dan Dita Karenza.
"Dengan hasil remis dari Yoseph merupakan sebuah capaian baik di awal," ujar Azrie Sofyan, Chief de Mission Tim Catur Indonesia yang juga Tim Social Investment Japfa.
Menurut Azrie, hasil kemenangan dari tiga pecatur Indonesia dan juga kekalahan dua pecatur lainnya merupakan hasil yang cukup wajar mengingat selisih rating yang cukup besar antara pecatur Indonesia dan lawan-lawannya.
Kemenangan Susanto, Media Aulia, dan Dewi Citra dinilainya sebuah kewajaran karena mereka menghadapi pecatur dengan rating yang lebih rendah. Begitu pula kekalahan Dita dan Sean enghadapi pecatur yang dengan rating yang lebih tinggi.
"Hari ini pertandingan babak ke-2 nampaknya akan terjadi pertandingan yang cukup menantang, GM Susanto akan bertemu dengan GM Sethuraman SP dari India yang cenderung bermain menyerang. Sedangkan pecatur Indonesia lainnya akan berhadapan dengan pecatur dengan elo rating yang hampir berimbang. Kami optimistis menghadapi babak kedua ini," tutupnya. (RO/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved