Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BOS Red Bull Christian Horner menilai pembalapnya di Formula 1 (F1) memiliki peluang besar untuk bisa bersaing di musim ini. Namun, dengan catatan Renault sebagai penyuplai mesin bisa memberikan tenaga tambahan sebesar 40 kw atau 53,6 bhp.
Tanpa besaran tenaga itu, Max Verstappen dan Daniel Ricciardo masing-masing harus puas dengan dua gelar juara saja. Itu pun tidak membuat keduanya bertengger di urutan tiga besar klasemen akhir pembalap F1.
Baca juga: Dokumentasi Perpustakaan Media Indonesia - Login
Horner pun berharap, kemitraan dengan Honda pada tahun depan bisa membuahkan hasil yang terbaik. Apalagi Red Bull sudah lima tahun tidak lagi memiliki pembalap yang mampu mendominasi sepanjang musim.
“Sangat mudah mengatakan seandainya, tapi, dan mungkin. Kalau saja benar-benar ada 53,6 bhp di mobil kami, hasil akhir musim ini akan sedikit berbeda,” kata Horner. “Tapi, kami salut dengan apa yang sudah tim lakukan karena mereka sudah memberikan yang terhebat,” kata dia lagi.
Horner pun mengatakan jika Mercedes, Ferrari, Honda, dan Renault memakai mesin seperti yang digunakan oleh Verstappen dan Ricciardo, pasti lah Red Bull bisa merebut lebih dari empat gelar juara.
Baca juga: Nuggets Kontrak Young
Selain masalah tenaga, banyak yang beranggapan Red Bull terkendala reliabilitas. Tapi, Horner menyatakan pihaknya tidak menuntut kesempurnaan reliabilitas dari Honda pada tahun depan.
“Saya melihat Lewis Hamilton (Mercedes) sempat gagal finis satu kali, Sebastian Vettel (Ferrari) juga. Kami ingin tingkat kegagalan kami menurun, karena setidaknya ada 11-12 kali yang kami alami tahun ini,” pungkas Horner. (Crash/OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved