Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA era 1990-an, siapa yang tak mengenal nama petenis Boris Becker yang mengglobal. Dunia olahraga khususnya tenis terpukau dengan prestasi pemain asal Jerman Barat tersebut. Tidaklah mengherankan jika pria kelahiran Leimen, Jerman Barat, itu menjadi salah satu the Male Player periode 1965-2005 versi majalah Tennis.
Yang cukup fantastis ialah prestasi yang ditorehkan Becker. Pada usianya yang masih sangat belia, yakni 17 tahun, Becker telah mengoleksi lima turnamen grand slam.
Becker mengoleksi gelar juara turnamen tenis bergengsi, yakni dua gelar Australia Terbuka, tiga gelar Wimbledon, dan satu gelar AS Terbuka. Prestasi lain, dia merebut tiga gelar ATP Tour Finals dan Grand Slam Cup 1996.
Dengan sederet prestasi yang telah dikoleksinya, pria berbulu mata pirang tersebut disebutkan telah mengumpulkan uang hadiah sekitar lebih dari US$25.080.956 juta atau sekitar Rp359 miliar.
Dengan hadiah yang diraihnya, Becker pun menjadi selebritas olahraga dunia. Ke mana pun dan apa pun yang dilakukan Becker tak luput dari sorotan mata dunia.
Namun, baru-baru ini, mantan petenis nomor satu dunia yang legendaris asal Jerman tersebut telah berubah total. Kini Becker kembali menjadi sorotan bukan kisah kesuksesannya, melainkan kisah dukanya.
Becker yang kini berusia 51 tahun diberitakan mengalami kebangkrutan. Mantan petenis yang pernah melatih petenis Novak Djokovic dari Serbia itu mengalami kebangkrutan sejak Juni 2017.
Becker pun harus berutang ke Bank Arbuthnot Latham. Dia pun mendapat tekanan untuk melunasi utangnya.
Saat memberi penjelasan di London, Inggris, beberapa waktu lalu, dia mengatakan tak memedulikan kebangkrutannya. Pasalnya, dia berencana melelang trofi dan memorabilianya.
Barang-barang milik Becker yang siap dilelang nilainya sekitar 200 ribu pound sterling atau Rp3,7 miliar. Barang-barang yang dilelang ialah sertifikat menjadi juara ganda putra tenis Olimpiade 1992 bersama Michael Stich, sweater, ikat lengan, dan kaus kaki.
Kepada pihak bank, Becker yang ditunjuk sebagai diplomat Republik Afrika Tengah mengatakan, “Sebagai diplomatik yang mendapat kekebalan diplomatik.” (BBC/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved