Indonesia Nihil Gelar di Korea Masters 2018

(Rul/R-1)
02/12/2018 02:50
 Indonesia Nihil Gelar di Korea Masters 2018
(ANTARA FOTO/HUMAS PBSI)

KOREA Masters 2018 menjadi turnamen penutup tahun bagi pebulu tangkis Indonesia yang tidak berpartisipasi di ajang BWF World Tour Finals pada 12-16 Desember mendatang. Ajang tersebut sekaligus menjadi bahan evaluasi terakhir bagi para atlet pelapis.

Namun, di turnamen itu, Indonesia gagal mendapatkan hasil. Dua wakil yang tersisa harus kandas di semifinal sabtu (1/12).

Ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti harus menyerah dari pasangan tuan rumah Choi Solgyu/Shin Seung Chan. Unggulan satu asal Indonesia itu kalah rubber game 20-22, 21-18, 17-21.

Begitu pula dengan ganda putri Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto. Pasangan junior Indonesia itu tak sanggup mengatasi permainan unggulan tiga Chang Ye Na/Jung Kyung Eun yang menang 21-10, 21-16.

Dalam menanggapi hasil di Korea Masters 2018, Kepala ­Bidang Pembinaan dan Prestasi, Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia, Susy Susanti, mengatakan atlet pelapis Indonesia tampaknya memang belum sanggup bersaing dengan level elite. Itu menjadi pelajaran penting bagi PP PBSI mengingat mereka akan menjadi andalan Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 mendatang.

“Praveen/Melati harusnya sudah bisa tembus ke atas, tetapi memang kesalahan-kesalahan nonteknis yang dilakukan itu masih harus dibenahi, seperti masalah servis, kemudian ketika sudah leading masih bisa tersusul, hal-hal seperti itu yang harus diperbaiki,” ujar Susi.

Susi mengungkapkan, di Korea Masters kali ini sejatinya PP PBSI menargetkan kejutan gelar dari para pelapis dan junior. Pasalnya, itu menjadi bahan pertimbangan bagi PP PBSI untuk menentukan promosi dan degradasi atlet pada akhir tahun ini.

“Namun, ada beberapa juga yang patut diapresiasi, seperti Yulfira/Jauza, pasangan junior dan baru, tetapi masuk semifinal. Ini merupakan suatu progres prestasi yang sangat baik. Jadi, ada peluang untuk mereka ke atas (level elite) bisa lebih cepat,” ujar Susy.  (Rul/R-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya