Fajar/Rian Tersingkir di Laga Pembuka

(Badmintonindonesia.org/R-3)
29/11/2018 04:05
Fajar/Rian Tersingkir di Laga Pembuka
( ANTARA FOTO/Akbar Nugroho)

PASANGAN ganda putra Indonesia yang pekan lalu baru meraih gelar juara Syed Modi International Badminton Champhionship 2018, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, harus ter­singkir di babak pembuka Korea Masters 2018.

Di babak pertama yang digelar di Women’s University Stadium, Gwangju, Korea Selatan, kemarin, Fajar/Rian yang menjadi unggulan pertama harus mengakui ketangguhan pasangan gado-gado Korea Selatan/ Malaysia, Kim Sa-rang/Tan Boon Heon,  dengan skor 13-21, 21-18, dan 12-21.

Sebagai unggulan teratas, tumbangnya Fajar/Rian cukup mengejutkan. Padahal, di gim pertama, pasangan Indonesia sempat menang dengan sangat mudah. Namun, akhirnya setelah bertanding rubber-game selama 44 menit, Fajar/Rian harus pasrah tak bisa melanjutkan ke babak kedua.

Namun, harapan Indonesia di nomor ganda putra masih terbuka. Pasangan Berry Angriawan/Hardianto yang menjadi unggulan kelima melangkah ke babak kedua setelah menaklukkan pasangan tuan rumah Chung  Eui-seok/Kim Dukyoung dengan mudah 21-15 dan 21-12.

Selain Berry/Hardianto, pasangan Sabar Karyaman Gutama/Frengky Wijaya Putra memetik kemenangan dan melaju ke babak kedua. Di babak pertama, mereka menundukkan pasangan Chun Hei Reginald/Tam Chun Hei dari Hong Kong dengan skor 21-16 dan 28-26.

Gregoria angkat koper cepat
Pemain tunggal putri unggulan keempat Gregoria Mariska Tunjung dari Indonesia juga harus angkat koper lebih cepat. Di laga pembuka, Gregoria tidak mampu mengatasi permainan pemain Tiongkok Li Xuerui dengan skor 19-21, 21-13, dan 13-21.

Namun, pemain tunggal putri Indonesia lainnya, Fitriani, bertahan dan melaju ke babak kedua. Fitriani mampu mengalahkan pemain tuan rumah Lee Se-yeon dengan skor 21-15 dan 21-10. Tidak hanya Fitriani, pemain tunggal putri Lyanny Alessandra Mainaky juga maju ke babak kedua.

Dari sektor ganda putri, Yulfira Barkah/Jauza Fadhilah Sugiarto bersiap menghadapi pasangan Taiwan unggulan ketujuh, Hsu Ya Ching/Hu Ling Fang di babak dua. Di babak pertama, Yupira/Jauza mengalahkan Lin Wan Ching/Wu Ti Jung dengan skor 21-12 dan 21-15.
Pasangan Yulfira/Jauza mengaku siap bertempur di babak kedua. “Persiapannya besok harus lebih tahan. Soalnya tangan mereka juga kuat. Kami harus bisa lebih tahan di lapang­an,” kata Yulfira.

Saat ditanya soal strategi memenangi pertandingan di babak kedua, Yulfira mengatakan dirinya dan Jauza mengubah pola permainan.

“Lawannya tadi lumayan bagus. Susah sih enggak, cuma tadi main game kedua sempat ketinggalan awal-awalnya. Saya dan Jauza defence-nya nggak bisa melewati mereka. Jadi, ketebak semua sama mereka. Baru setelah poin 11 kami mengubah pola lagi, biar nggak ketebak sama mereka,” ungkap Yulfira.

Pasangan unggulan yang tumbang di babak awal ialah ganda campura Alfian Eko Prasetya/Marsheilla Gischa Islami. Di babak pertama, pasangan unggulan kelima itu dikalahkan pasangan tuan rumah yang maju dari babak kualifikasi Kim Won-ho/Baek Ha-na dengan tiga set 21-19, 20-22, dan 15-21. (Badmintonindonesia.org/R-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya