Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN warga Kroasia memadati Lapangan Utama Kota Zagreb pada Senin (26/11) waktu setempat. Bendera nasional Kroasia, spanduk, dan aneka atribut diusung massa untuk menyambut sang pahlawan, tim tenis Kroasia yang sukses membawa pulang Piala Davis 2018.
Tim Piala Davis Kroasia yang hadir di atas panggung pun dielu-elukan. Skuat tenis Kroasia yang mengenakan jaket merah itu pun mengangkat trofi piala dunia cabang tenis beregu bergengsi di hadapan massa yang tak henti mengelu-elukan.
Suasana haru dan bercampur gembira tumpah ruah di Lapangan Utama Zagreb. Tim tenis yang dimotori petenis nomor tujuh dunia Marin Cilic telah membawa tim Kroasia mencatat sejarah.
Untuk kedua kalinya, Kroasia membawa pulang Piala Davis ke tanah air mereka setelah mengalahkan juara bertahan tim Prancis 3-1. Piala Davis pertama diraih Kroasia pada 2005 dengan menundukkan tim Slovakia 2-14.
Untuk menggapai Piala Davis 2018, perjalanan tim Kroasia yang bukan tim unggulan tidaklah mudah. Sebelum bertemu tim favorit Prancis, Kroasia harus berhadapan dengan tim tangguh Amerika Serikat (AS) di babak semifinal.
Saat itu, Kroasia yang menyingkirkan Kazakhstan 3-2 di perempat final tidak diperhitungkan. Sebaliknya, AS yang menundukkan tim Belgia dengan skor 4-0 menjadi tim yang diprediksi bakal menghentikan langkah Kroasia.
Namun, di babak semifinal, Marin Cilic dan kawan-kawan mampu membungkam kedigdayaan AS dengan skor 3-2. Ketangguhan Kroasia kembali diuji dengan harus bertemu juara bertahan sekaligus tuan rumah Prancis.
Namun, akhirnya, Kroasia mampu membuyarkan impian Prancis dengan skor meyakinkan 3-1. Di balik kesuksesan tersebut, salah satu pahlawan mereka yang disebut cukup berperan ialah Cilic, sang finalis Australia Terbuka 2018.
Pemegang gelar grand slam AS Terbuka 2014 itu memberi kontribusi signifikan dengan dua poin kemenangan. Pada laga final hari pertama, Marin Cilic mengalahkan petenis andalan tuan rumah Jo-Wilfried Tsonga 6-3, 7-5, dan 6-4. Poin kedua disumbang Cilic dengan menundukkan Lucas Pouille 7-6(3), 6-3, dan 6-3.
Kemenangan yang dipetik Cilic pun membawa Kroasia menorehkan sejarah dengan meraih gelar juara Piala Davis kedua kalinya. Kemenangan itu pun menjadi aksi balas dendam kekalahan Kroasia dari Prancis pada babak final Piala Dunia 2018 dengan 4-2.
“Bagi kami ini ialah impian yang jadi kenyataan bagi negara ini (Kroasia). Kalian bisa melihat para fan begitu gembira dan menikmati. Di Kroasia, ini menjadi hal luar biasa juga,” ucap petenis berusia 30 tahun yang melupakan kegagalan di ATP Tour Finals 2018. (AFP/BBC/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved