Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSATUAN Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Menembak 2018 selama enam hari mulai Sabtu (24/11). Kejuaraan tersebut diiikuti oleh 395 atlet dari 26 provinsi di seluruh Indonesia. Jumlah peserta masih akan bertambah karena panitia masih melakukan verifikasi.
Menurut Ketua Komisi Perwasitan Perbakin Henry Oka yang juga menjadi Direktur Kompetisi Kejurnas Menembak, mereka yang menjadi peserta berhak mendapatkan poin yang diperlukan untuk bisa masuk PON 2020 jika tampil maksimal. “Kejurnas tahun ini jadi salah satu ajang pengambilan poin. Tahun depan ada lagi kejuaraan yang bisa jadi babak kualifikasi,” kata Henry kepada Media Indonesia.
Dijelaskan Henry, karena setiap peserta mewakili provinsi, sudah bisa diperkirakan siapa saja atlet yang akan diturunkan ke PON nanti yang rencananya akan diselenggarakan di Papua. Henry mengatakan jika Kejurnas antarprovinsi pasti lah diibaratkan seperti PON mini. “Karena perebutan medali demi provinsi masing-masing,” katanya lagi.
Adapun nomor yang dipertandingkan di Kejurnas kali ini, ialah 10 m air rifle, 50 m rifle 3 position, 10 m air pistol, 25 m rapid fire postol, dan 50 m pistol untuk kategori putra. Lalu, 10 m air rifle, 50 m rifle 3 position, 10 m air pistol, dan 25 m pistol untuk kategori putri. Kemudian untuk kategori campuran, ada dua nomor, yakni rifle dan pistol.
“Kami juga mempertandingkan kategori junior, untuk atlet dengan usia maksimal 18 tahun. Kami bedakan putra dan putri dengan masing-masing mempertandingkan 10 air rifle dan 10 m air pistol. Dari 15 nomor itu, ada 10 yang dipertandingkan di olimpiade. Kejurnas ini juga jadi persiapan menuju ajang itu,” kata Henry. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved