Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KARIER petenis nomor tiga dunia Roger Federer bakal suram pada tahun depan. Bahkan, petenis Swiss yang merebut gelar Australia Terbuka 2018 itu diprediksi tidak merebut gelar grand slam.
Pada ATP Tour Finals 2018, petenis berusia 37 tahun yang telah mengoleksi enam gelar ATP Tour Finals itu harus kandas di babak semifinal.
Di babak empat besar, pemegang 20 gelar grand slam itu dihentikan langkahnya oleh petenis 21 tahun dari Jerman, Alexander Zverev, dengan 7-7, 5-7 (5-7).
Ramalan karier Federer bakal merosot dilontarkan pelatih tenis Toni Nadal yang juga paman dan sekaligus pelatih petenis nomor satu dunia Rafael Nadal dari Spanyol.
Toni menyebutkan bahwa Federer yang berusia 37 tahun dan Nadal yang berusia 32 tahun serta Novak Djokovic dari Serbia yang berusia 31 tahun telah mendominasi hampir semua turnamen grand slam.
Dalam kolom surat kabar berbahasa Spanyol, El Pais, edisi Kamis (22/11), Toni juga menilai dengan kesuksesan Zverev menundukkan Federer dan Djokovic, akan muncul generasi baru tenis dan membuat ‘loncatan kualitas’.
“Saya meyakini sulit untuk melihat Federer meraih trofi grand slam lagi tahun depan,” ucap Toni Nadal.
Pada Januari lalu, Federer merebut gelar grand slam Australia Terbuka 2018. Federer pun telah mengoleksi 20 gelar grand slam. Namun, hingga akhir tahun ini, dia gagal menambah gelar grand slam.
“Saya tidak mengatakan ini untuk permainannya, tetapi sulit bagi dia bermain lima set,” ucap Toni.
“Saya harus mengakui bahwa dalam kesempatan lain saya pernah mengatakan petenis Swiss itu pernah mengejutkan saya,” ucap Toni. (AFP/Beo/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved