Atlet BMX Batal ke Osaka

Nurul Fadillah
18/11/2018 17:15
Atlet BMX Batal ke Osaka
(ANTARA)

TIM BMX Indonesia membatalkan rencana mereka untuk mengincar poin kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 di ajang BMX Osaka Internasional 2018 yang bergulir di Oizumi Park, Sakai City, Jepang, 25 November mendatang. 

Para pembalap Merah Putih batal berangkat karena dua atlet andalan mereka belum pulih dari cedera.

Pada Kejuaraan BMX Thailand Terbuka yang diikuti timnas BMX, 3-4 November lalu, Bagus Saputra dan Rio Akbar mengalami cedera saat balapan. Bagus mendapat cedera hamstring kanan, sementara Rio cedera di bagian tulang rusuk sebelah kiri.

Pelatih kepala balap sepeda BMC, Dadang Haris Purnomo mengatakan, keduanya merupakan atlet andalan Indonesia karena menduduki peringkat paling tinggi di antara pembalap Indonesia di tingkat dunia. 

Rio dan Bagus pun ditargetkan untuk menembus poin Olimpik 2020 dengan mengikuti serangkaian turnamen bersama pembalap lain hingga 2020 mendatang, termasuk di ajang BMX Osaka Internasional 2018 tersebut.

Sayangnya, menjelang pertandingan, kondisi keduanya belum pulih sepenuhnya.

"Kami berpikir percuma menurunkan atlet-atlet pelapis, karena tujuan kita itu kan Olimpik poin, sehingga kalau hanya menurunkan mereka lebih baik tidak usah, kita persiapkan untuk turnamen ke depan saja. Untuk Rio dan Bagus kondisinya terus dipantau sama tim medis, tetapi mereka sudah berangsur membaik dan diperkirakan Desember sudah bisa membalap lagi," ujar Dadang saat dihubungi media di Jakarta, Minggu (18/11).

 

Baca juga: PP/PB Diminta Buat Laporan

 

Dadang menjelaskan, untuk mengganti poin yang gagal diraih di Osaka, pihaknya sedang mencari-cari turnamen pengganti hingga penutup tahun. Satu hal yang pasti, fokus turnamen yang menjadi incaran adalah yang memiliki poin menuju Olimpiade Tokyo 2020.

"Pokoknya kami akan mengikuti turnamen yang basisnya adalah pengumpulan poin menuju Olimpiade sebanyak-banyaknya sepanjang 2019 hingga tiga bulan menjelang Olimpiade Tokyo 2020. Kami berupaya untuk melibatkan atlet sebanyak-banyaknya untuk lolos ke sana sehingga kami tidak ingin membatasi," jelas Dadang.

Sejauh ini, kata dia, peringkat tertinggi masih ditempati Bagus di posisi 38 dunia, Rio 44 dunia dan Toni Syarifudin di 99 dunia. 

"(Peringkat) itu hari ini dan bisa berubah lagi tiga hari kemudian," ulasnya.

Selain mengikuti uji coba, tim BMX juga dijadwalkan berangkat ke Eropa untuk menjalani kamp pelatihan selama tiga bulan. Mereka akan menetap di Belanda atau Prancis sejak April hingga Juni mendatang sambil mengikuti seri Piala Dunia BMX tahun depan. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya