Atlet Panjat Tebing Bertolak ke Tiongkok

Nurul Fadillah
17/11/2018 16:40
Atlet Panjat Tebing Bertolak ke Tiongkok
(ANTARA FOTO/INASGOC/Rahmad Suryadi)

ATLET panjat tebing Indonesia kembali mendapat kesempatan untuk mengikuti uji tanding internasional sebagai bagian dari persiapan menuju Olimpiade Tokyo 2020. Kali ini, mereka mendapat undangan untuk berlaga di International CLimbing Series: China Open yang akan bergulir di Guangzhou pada 16-18 November.

Lima atlet yang berangkat adalah Aries Susanti Rahayu, Puji Lestari, Agustina Sari, Aspar Jaelolo, dan Alfian M Fajri. Dari 5 atlet tersebut, tiga di antaranya mendapat undangan khusus karena menduduki peringkat 10 besar dunia, yaitu Aries (peringkat 4), Agustina (10), dan Aspar Jaelolo (8).

Kelima atlet tersebut akan bertanding di semua nomor yakni speed, lead, dan boulder. Selain Indonesia, atlet dari negara lain yang menduduki peringkat 10 besar dunia juga turut hadir.

Karena itu, pertandingan kali ini sangat berguna untuk menjajal level kemampuan atlet Indonesia diantara para pemanjat tebing unggulan dunia. Ketua II FPTI Pristiawan Buntoro menjelaskan, China Open ini baru digelar untuk yang pertama kalinya. Karena itu, regulasi yang ditetapkan agak berbeda dengan kompetisi panjat tebing pada umumnya.

"Pertandingannya agak berbeda. Jadi ada kompetisi bagi yang peringkat 10 besar, ada kompetisi yang umum yang atlet undangan ini ikut kompetisi peringkat, tetapi saya tak memberikan target apa pun pada mereka, saya hanya berharpa mereka bisa mendapatkan hasil yang terbaik," ujar Pristiawan.

Turnamen kali ini, memperebutkan hadiah yang cukup besar. Juara pertama akan mendapat hadiah sebesar 7.700 Euro, 5.700 Euro untuk juara kedua, 4.500 Euro untuk juara ketiga. Selain itu, juara ke-4 hingga 8 juga akan memperoleh hadiah berturut-turut 2.500 euro, 1.800 Euro, 1.300 Euro, 1.000 Euro, dan 500 Euro.

Sebelumnya para atlet ini juga pernah mendapat undangan untuk mengikuti kompetisi panjat tebing internasional, yakni seri Tiongkok Terbuka yang digelar pada Oktober-September 2018. Kala itu mereka pulang memboyong medali untuk Indonesia. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya