Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS nomor satu dunia Novak Djokovic menjadi pemain pertama yang lolos ke babak semifinal ATP Tour Finals 2018.
Kepastian petenis Serbia yang memegang lima gelar ATP Tour Finals itu melangkah ke empat besar didapat setelah petenis Kroasia Marin Cilic mengalahkan petenis Amerika Serikat (AS) John Isner dengan rubber game 6-7 (2-7), 6-3, dan 6-4.
Pada laga yang berlangsung di Arena 02, London, Inggris, kemarin dini hari, petenis rangking tujuh dunia itu membungkam Isner yang tengah berduka dengan meninggalnya mantan pelatih sekaligus sahabatnya, Kyle Morgan.
“Sangat, sangat sulit bagi saya untuk bermain,” kata Isner seusai dikalahkan Cilic.
“Ketika tamat kuliah, saya bekerja sama secara eksklusif dengan Kyle, mungkin selama tujuh tahun. Empat sampai lima kali seminggu selama tujuh tahun. Kami juga tinggal bersama,” ucap petenis AS yang menempati rangking 10 dunia. Sebaliknya, dari sebelumnya ditaklukkan Alexander Zverev dari Jerman, Cilic justru bangkit dan memenangi pertandingan.
Dengan menundukkan Isner, petenis Jerman yang belum meraih gelar grand slam tersebut masih berpeluang lolos ke babak empat besar ATP Finals 2018.
“Saya menjalanipertandingan yang sulit. Isner sangat tangguh di set pertama. Dia memainkan tie-break yang baik dan saya harus tetap fokus,” kata Cilic.
“Saya sangat senang bisa menang berkat tahu arah bola yang dipukul Isner,” tambah Cilic yang akan bertemu Djokovic di laga ketiga Grup Gustavo Kuerten.
Berburu gelar keenam
Pada laga kedua Grup Gustavo Kuerten, Djokovic meraih poin kemenangan dari Zverev dengan skor 6-4 dan 6-1. Dengan kemenangan Cilic atas Isner, langkah Djokovic semakin mulus dan tak perlu poin tambahan untuk bisa melaju ke babak semifinal.
Bagi Djokovic, laga terakhir atau ketiga menghadapi Cilic di Grup Gustavo Kuerten hanya untuk memastikan apakah menjadi juara grup atau hanya runner-up.
“Saya tidak berpikir bahwa ini adalah tenis mengejutkan, tetapi kemenangan adalah kemenangan,” ujar Djokovic yang difavoritkan untuk me-ngoleksi gelar ATP Finals keenamnya.
“Saya telah bermain bagus dengan menuntaskan pertandingan dua set dan mulai mengayunkan bola dengan baik,” ucap pemegang gelar AS Terbuka 2018 itu.
“Saya sempat tidak melakukan pukulan servis yang baik, tetapi dia (Zverev) banyak melakukan unforced errors, yang telah membantu saya memenangi pertandingan,” ucap Djokovic merendah.
Tidak hanya itu, double-fault dari Zverev turut membantu Djokovic memenangi set kedua. Petenis Jerman yang pernah menembus rangking tiga dunia tersebut melakukan 33 unforced errors.
Pada laga ketiga Grup Gustavo Kuerten, di atas kertas Djokovic lebih diunggulkan dari Cilic. Dari 18 pertemuan terakhir di antara kedua petenis, Djokovic memenangi 89% pertandingan atau memenangi 16 pertandingan.
Saat bertemu dengan Djokovic, Cilic hanya menang dua kali. Di dua pertandingan terakhir di Paris Masters dan Cincinnati Masters 2018, Cilic takluk atas Djokovic.(BBC/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved