BUMN Diharap Dukung Catur

(Beo/R-3)
14/11/2018 03:45
BUMN Diharap Dukung Catur
(MI/Adam)

MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengatakan bahwa pengembangan olahraga catur di Indonesia perlu melibatkan badan usaha milik negara (BUMN).

Kehadiran BUMN, menurut Menpora, diharapkan bisa menjadi bapak angkat atau sponsor utama yang bisa mendanai kebutuhan atlet catur untuk berprestasi.

Imam menambahkan cabang catur seharusnya mendapat porsi perhatian yang lebih baik dari kalangan dunia usaha.

“Karena catur sesungguhnya olahraga masyarakat yang mudah dan murah, tapi bisa mengantarkan prestasi,” kata Imam dalam sambutannya di acara pembukaan Festival Catur Japfa 2018, Gedung Kemenpora, Jakarta, Selasa (13/11).

Di sisi lain, Imam mengaku belum mengetahui apa­kah catur akan dipertan-dingkan pada multiajang SEA Games 2019 yang akan berlangsung di Manila, Fi-lipina.

Untuk bisa dipertandingkan di SEA Games 2019, cabang catur harus diikuti para atlet catur dari empat negara di kawasan Asia Tenggara.   

Namun, Menpora mengaku sangat menyesalkan cabang catur tidak dipertandingkan pada multiajang  Asian Games 2022 di Hangzhou, Tiongkok.

Ketua Umum Percasi Utut Adianto, yang juga hadir dalam acara pembukaan kejuaraan tahunan itu, berharap Indonesia dapat memiliki banyak grand master.

 Festival Catur Japfa akan digelar selama lima hari hingga Sabtu (17/11).

Seperti tahun-tahun sebelumnya, ada juga peserta asing dan tahun ini yang datang ada dari India, Australia, Filipina, dan Malaysia.

 Sementara itu, total peserta mencapai 498 pecatur. “Kita sudah punya beberapa pecatur hebat, seperti Irene Kharisma Sukandar dan Susanto, mereka jadi kekuatan kita,” kata Utut.

Mengenai peluang catur untuk dipertandingkan di Filipina, Utut menjawab optimistis. Menurut pria yang kini juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI, Filipina memiliki banyak pecatur kuat dan mereka pasti ingin olahraga tersebut dipertan­dingkan pada tahun depan. (Beo/R-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya