Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ATLET ekuastrian junior Indonesia, Muhammad Akbar Kurniawan, meraih Juara pertama untuk kelas 105 cm dalam 3rd Asian Equestrian Federation (AEF) Junior Jumping Championship, di Taipei, Taiwan. Dalam kejuaraan yang berlangsung 9-11 November lalu itu, Aan, sapaan akrabnya, merupakan satu-satunya perwakilan dari Indonesia. Di samping kelas 105 cm, rider berusia 14 tahun dari Kurnia Stable itu juga mengikuti kelas 110 cm.
Pada pertandingan jumping, para rider dan kuda tunggangan mereka dituntut untuk adu cepat dalam meloncati sejumlah palang rintangan dengan ketinggian tertentu. Di samping catatan waktu, penilaian juri juga didasarkan pada kesempurnaan loncatan.
Menurut Irwan Hermawan, anggota tim Kurnia Stable yang turut mendampingi, untuk kelas 105 cm yang diikuti 32 peserta, Aan dan Carista --kuda tunggangannya-- menyelesaikan semua rintangan dengan mulus dalam tempo 81.50 detik. Pesaing terdekat Aan ialah rider Rakan Al Hasawi dari Kuwait yang mencatatkan waktu 81.85 detik. Adapun peringkat ketiga ditempati rider Ali Sarama dari Palestina dengan catatan waktu 83.50 detik.
"Saya berusaha bermain safe, tapi juga memperhatikan waktu," ujar Aan seperti dikutip dari keterangan pers Kurnia Stable Indonesia, Senin (12/11).
Sementara itu, pelatih dan rider senior James Momongan yang kali ini menjadi Chef d'Equipe Indonesia, mengapresiasi kemenangan rider yang dijadwalkan bertanding di Thailand pada pekan depan tersebut.
"Aan menjalankan strategi yang kita rencanakan bersama dan konsisten terhadap keputusan yang ada," kata dia.
Pada kelas rintangan 110 cm, Indonesia harus mengikuti babak jump-off lantaran ada 13 peserta dengan perolehan waktu sama. Dalam babak tersebut, palang rintangan dinaikkan menjadi 120 cm. Sayangnya, Aan dan Carisa sempat menjatuhkan palang kendati mencatatkan waktu terbaik 39.64 detik. Walakin, Indonesia masih bisa mendapat peringkat ke-4 pada kelas tersebut. Sementara itu, peringkat pertama diraih rider Taiwan dengan catatan waktu 40.98 detik.
Ajang AEF Junior Championship merupakan kompetisi tahunan yang digagas organisasi ekuastrian Asia tersebut untuk mengembangkan potensi atlet-atlet muda berusia 14 sampai 18 tahun. Kompetisi tahun ini yang merupakan kali ketiga diadakan di Houli Horse Farm, di Taichung City, Taipei. Dalam event tersebut, diterapkan sistem borrowed house, atau rider mengunakan kuda lokal dengan pemilihan pasangan berdasar sistem undian. (RO/OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved