Svitolina Selangkah Menuju Sejarah

Nurul Fadillah fadillah
28/10/2018 07:20
Svitolina Selangkah Menuju Sejarah
(AFP/ROSLAN RAHMAN)

ELINA Svitolina terlihat begitu puas saat memenangi duel semifinal WTA Finals 2018 ketika melawan Kiki Bartens di Singapore Indoor Stadium, kemarin. Sambil mengepalkan kedua tangannya, Svitolina berteriak setelah mengandaskan Bartens dalam pertarungan sepanjang 2 jam 37 menit untuk mengklaim kemenangan 7-5, 6-7 (5-7), dan 6-4.

Histeris Svitolina itu memang layak. Pasalnya, ia menjadi petenis Ukraina pertama yang berhasil meraih partai puncak WTA Finals. Bahkan, tinggal selangkah lagi, Svitolina mengklaim gelar perdana untuknya dan negaranya.

Perjalanan Svitolina menuju laga penentuan pun tidaklah mudah. Ia berhasil menumbangkan satu per satu lawan unggulan. Diawali dari dua petenis Ceko Petra Kvitova (unggulan ke-8) dan Karolina Pliskova (ke-4), lalu petenis Denmark Caroline Wozniacki (ke-3).

Svitolina juga menjadi petenis pertama yang mengalahkan dua petenis asal Ceko di babak round robin sejak Garbine Muguruza terakhir melakukannya pada 2015 (saat mengalahkan Lucie Safarova dan Kvitova). Petenis berusia 24 tahun itu pun memperpanjang rekor kemenangannya terhadap 10 petenis peringkat teratas dengan 8-3.

Sejak awal, Svitolina tampak konsisten dengan permainannya. Petenis peringkat ke-6 dunia tersebut membukukan total 12 winners dan melakukan 36 errors.

Bartens pun bermain cukup agresif dengan mencetak 41 winners dan melakukan 63 unforced errors. Namun, Svitolina tampak lebih menguasai bola hingga membuka jarak poin keunggulan menjadi 3-1 di set pertama.

Bartens kembali merebut dua gim berturut-turut yang sempat membuat kedudukan keduanya menjadi imbang 5-5. Namun, Svitolina mampu kembali unggul dan menutup set pertama dengan skor 7-5 setelah ia melakukan serve break pada gim ke-12 yang ditandai dengan double fault dari Bartens.

Pada set kedua, kejar-mengejar poin terus terjadi hingga keduanya kembali imbang 5-5. Namun, Bartens mampu bangkit dan menuntaskan set kedua seusai memenangi tie break dengan skor 7-5.

Pertandingan ketiga juga berlangsung tak kalah sengit. Keduanya sempat imbang 4-4, walau pelan tapi pasti, Svitolina sukses menuntaskan set ketiga dengan skor 6-4 setelah forehand kerasnya memaksa Bartens mengembalikan bola lambung yang jatuh di luar arena.

"Ini ialah pertarungan yang sangat tangguh dan saya sangat bangga terhadap diri saya sendiri bahwa saya tetap bisa positif karena pertandingan tadi benar-benar naik dan turun. Laga final besok akan menjadi pertandingan terakhir saya pada musim ini dan saya akan memberikan yang terbaik," ujar Svitolina.

Di babak final, Svitolina akan berhadapan dengan pemenang duel antara Sloane Stephens melawan Karolina Pliskova.

Perang saudara

Di kategori ganda, unggulan teratas turnamen asal Republik Ceko Barbora Krejcikova dan Katerina Siniakova, menjadi pasangan pertama yang lolos ke babak final. Keduanya mengklaim tiket final setelah memenangi perang saudara melawan unggulan ketiga Andrea Sestini Hlavackova/Barbora Strycova dengan skor telak 6-3 dan 6-2.

Hasil ini sekaligus menjadi markah positif bagi Krejcikova/Siniakova yang memulai debutnya di WTA Finals kali ini.

"Hasil ini luar biasa. Kami ialah negara yang kecil dan banyak sekali pemain ada di sini. Saya senang kami bisa mewakili negara kami," pungkasnya. (AFP/R-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya