Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA Wakil Indonesia akan berjuang di babak semifinal bulutangkis Prancis Terbuka 2018 yang dimulai pada pukul 11.00 waktu Prancis atau pukul 16.15 WIB. Adalah pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang menjadi tumpuan harapan terakhir Merah Putih di turnamen yang berlangsung di Stade Pierre de Coubertin, Paris tersebut.
Greysia/Apriyani menjadi penampil pertama yang akan bertanding melawan unggulan lima Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara. Meski dari segi peringkat, Greysia/Apriyani masih di atas Matsumoto/Nagaharu, namun unggulan empat Indonesia tersebut memiliki catatan negatif saat menghadapi wakil Jepang itu.
Greysia/Apriyani kalah saat pertemuan pertama dan terakhir melawan Matsumoto/Nagahara di Kejuaraan Dunia 2018, April lalu dengan skor 12-21, 21-23. Meski demikian, Greysia bertekad kuat untuk membalas kekalahan tersebut.
"Kami mau menang, tidak mau kalah, kami tidak mau terbentur terus sama Jepang. Kali ini, kami dapat kesempatan ke semifinal dan tidak mudah ke semifinal, jujur ini melelahkan secara pikiran, sehingga kami tidak mau sia-siakan kesempatan ini," ujar Greysia.
"Jepang punya banyak 'peluru' seperti tidak habis-habis. Tiap ketemu kami berulang-ulang di semifinal, mereka bergantian menghadapi kami di semifinal, jadi dari segi tenaga dan pikiran, harus benar-benar fokus untuk bisa keluar dari trauma dan tekanan pasangan Jepang," lanjutnya.
Sementaa itu, di sektor ganda putra, Kevin/Marcus akan bersua dengan lawan yang lebih mudah. Pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty akan menjadi tantangan selanjutnya bagi pasangan Peringkat 1 dunia tersebut.
Di atas kertas, Kevin/ Marcus lebih diunggulkan. Keduanya tercatat belum pernah sekali pun kalah dalam empat pertemuan melawan pasangan peringkat 25 dunia tersebut.
Meski demikian, Kevin/Marcus tak ingin jumawa. Marcus mengaku, sudah mempersiapkan antisipasi untuk menghadapi mereka.
"Pasangan India mainnya hampir mirip dan merata. Mungkin kondisi lapangan dan shuttlecocnya cocok untuk tipe permainan mereka sehingga pertahanan mereka tidak mudah dimatikan. Kami harus siap main capek," tandas Marcus. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved