Perburuan Gelar Berlanjut di Prancis

Budi Ernanto
23/10/2018 15:07
Perburuan Gelar Berlanjut di Prancis
(DOK PBSI)

GELARAN Denmark Terbuka 2018 telah selesai. Para pebulu tangkis Indonesia kini berkonsentrasi untuk mengikuti kejuaraan Prancis Terbuka 2018 yang berlangsung mulai Selasa (23/10) di Stade Pierre de Coubertin, Paris.

Tahun lalu, Indonesia meraih dua gelar dari Prancis Terbuka lewat kemenangan pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Kali ini sektor ganda putra memiliki peluang terbesar untuk merebut gelar di turnamen yang baru naik level menjadi super 750 ini. Pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berpeluang untuk meraih gelar beruntun setelah pekan lalu mereka menjadi juara di Denmark.

“Walaupun kemarin berhasil dapat gelar juara, tapi dari penampilan Kevin/Marcus juga perlu ada yang dievaluasi dan ditingkatkan lagi supaya bisa dapat hasil maksimal di French Open," kata Aryono Miranat, asisten pelatih ganda putra.

“Di Demark, pasangan Wahyu (Nayaka AP)/Ade (Yusuf Santoso) dan Berry (Angriawan)/Hardianto juga masih tampil kurang maksimal. Sebenarnya mereka masih bisa mengembangkan permainan lagi, itu yang harus dicari sebabnya dan diperbaiki kenapa," sebut Aryono.

“Persiapan untuk Prancis Terbuka kurang lebih sama dengan turnamen lain, yang penting atlet bisa jaga kondisi, makan istirahat dan tetap fokus saja. Shuttle cock yang dipakai di turnamen ini beda lagi, jadi mungkin bisa lain juga pola mainnya," sebut Aryono.

Indonesia mengirim tiga wakil ganda putra ke turnamen ini. Selain Kevin/Marcus, ada pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Namun sayang Fajar/Rian terpaksa mundur.

“Fajar/Rian karena absen di Denmark dan di Prancis, mereka harus kejar poin ke world tour final, jadi mereka akan ikut empat turnamen sekaligus di Tiongkok, Hong Kong, India, dan Korea," tambah Aryono.

Untuk mengganti poin yang hilang di turnamen di Denmark dan di Prancis, Fajar/Rian rencananya akan mengikuti empat turnamen beruntun demi mengejar poin ke final di Tiongkok pada Desember besok.

Keempat turnamen tersebut adalah Tiongkok Terbuka 2018, Hong Kong Terbuka 2018, Syed Modi International Badminton Championships 2018 serta Korea Masters 2018. (BadmintonIndonesia/OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya