Pertaruhan Besar PSSI

Satria Sakti Utama
21/10/2018 20:20
Pertaruhan Besar PSSI
(ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

MENDAPATKAN tugas besar untuk memimpin skuat 'Garuda'--julukan Indonesia-- Bima Sakti pun mengaku sangat bangga. Ia menyebut tugas ini bukanlah pekerjaan mudah, tapi ia menjanjikan memberikan kemampuan terbaiknya.

"Terima kasih kepada PSSI yang telah memberikan kepercayaan kepada saya sebagai pelatih Timnas Indonesia. Awal November mendatang kami akan kembali melakukan pemusatan latihan jelang berlaga di Piala AFF 2018. Kami optimis meraih prestasi di ajang tersebut,” kata mantan kapten Timnas Indonesia ini, Minggu (21/10).

Kendati demikian, keputusan PSSI terbilang penuh risiko. Seperti diketahui, Bima terbilang masih hijau di dunia kepelatihan. Ia baru mengawali karirnya di belakang layar pada 2016 ketika menjadi asisten pelatih sekaligus pemain bersama Persiba Balikpapan.

Tahun berikutnya, Bima dipilih untuk membantu Luis Milla sebagai asisten Pelatih Timnas Indonesia senior dan U-23. Bima sendiri telah menjalani debut sebagai Pelatih Kepala Timnas Indonesia senior pada saat mengandaskan perlawanan Timnas Myanmar 3-0 dalam laga internasiona pada kalender FIFA, Rabu (10/10).

"Secara pengalaman sih memang belum. Tapi saya yakin coach

Bima bisa memenuhi ekspektasi masyarakat," kata pengamat sepak bola Imran Nahumarury.

Timnas Indonesia diberikan target maksimal pada turnamen dua tahunan tersebut, yakni menjadi juara. Dalam sejarah penyelenggaran, Indonesia belum sekalipun memenangi Piala AFF. Prestasi terbaik hanyalah finis di posisi kedua sebanyak lima kali termasuk pada kejuaraan terakhir pada 2016 silam.

"Secara permainan saya pikir dia dapat melanjutkan apa yang sudah ditinggalkan Luis Milla. Kita berharap dia bisa membawa tim ini lebih baik di Piala AFF," imbuh Imran. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya