Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AKAN ada yang berbeda pada turnamen tenis grand slam Wimbledon tahun depan. Perbedaan itu bukan pada kostum para petenis ataupun hadiah, melainkan terkait dengan tie-break.
Menurut All England Lawn Tennis Club (AELTC) selaku panitia penyelenggara Wimbledon, sebuah pertandingan akan menerapkan tie-break jika angka sudah menyentuh 12-12. Peraturan baru itu dibuat sebagai tindak lanjut atas lamanya pertandingan antara John Isner dan Kevin Anderson di babak semifinal Wimbledon 2018. Kala itu, skor akhir menunjukkan angka 26-24 untuk Isner.
Meski menang, Isner mengaku tidak terlalu gembira lantaran untuk mengalahkan Anderson saja sampai butuh waktu hingga tiga jam.
"Kami tahu sangat jarang ada pertandingan yang memainkan set penentu. Kami pikir tetap saja aturan tie-break 12-12 akan memberikan keuntungan bagi para pemain. Dengan demikian, mereka tidak perlu memainkan laga hingga begitu lama," kata Direktur AELTC Philip Brook.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved