Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA juara di Asian Para Games 2018 nanti akan merasakan hal yang unik ketika mereka dikalungi medali. Akan ada suara gemericik yang bisa didengar dari medali tersebut. Suara itu bisa didengar jika medali digoyangkan karena ada bola-bola kecil di dalam medali itu.
Dengan adanya suara, para atlet yang penglihatannya memiliki keterbatasan, bisa mengetahui medali apa yang dia dapat. Sebagai pembeda, maka Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (Inapgoc) menempatkan jumlah bola yang berbeda untuk setiap medali.
Jumlah bola di medali emas ada 26 buah. Sementara untuk peraih medali perak, ada 20 bola dan 16 bola di dalam medali perunggu. Suara medali perunggu pasti lebih nyaring jika dibandingkan dengan medali emas.
Menurut Direktur Sports Inapgoc Fanny Riawan, medali dibuat jadi bersuara karena ada permintaan dari CEO Komite Paralimpiade Asia (APC) Tarek Souei. “Dia (Tarek) menginginkan ada yang berbeda di Asian Para Games kali ini. Maka, kami meniru model medali yang ada di Paralimpiade 2016,” kata Fanny.
Untuk bisa mewujudkan keinginan Tarek, Inapgoc harus mencari tahu seperti apa medali di paralimpiade dua tahun lalu itu. Beruntung ada informasi bahwa atlet Indonesia atas nama Ni Nengah Widiasih pernah dihadiahi medali perunggu di Paralimpiade 2016 karena menjadi juara tiga di cabang olahraga angkat berat.
“Kami pinjam medali Nengah dan teliti seperti apa fisiknya. Suaranya seperti apa. Kami coba bikin selama empat bulan di Tiongkok,. Kami pilih besi sebagai bahan dasar. Kemudian kami semprotkan warna emas, perak, dan perunggu,” kata Fanny.
Secara sekilas, medali yang dirancang oleh Wakil Sekjen Inapgoc Ferry Kono itu mirip seperti yang didapat oleh para jawara di Asian Games 2018. Namun, itu jika dilihat dari depan karena logo Asian Games dan Asian Para Games cukup mirip.
Di belakang, ada logo APC yang menjadi pembeda dengan medali Asian Games. Selain itu, juga ada dua kalimat Indonesia 2018. Satu ditulis dengan huruf braille, satu lagi dengan huruf latin. Kemudian ada juga kalimat Inspiring Spirit and Energy of Asia. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved