APG Harus Ramah Disabilitas

Indriyani Astuti
25/9/2018 03:00
APG Harus Ramah Disabilitas
( MI/Susanto)

KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) terus memantau persiapan Asian Para Games (APG) 2018 untuk memberi kenyamanan, keamanan, keamanan, dan keramahan bagi para penyandang disabilitas, khususnya para atlet dan ofisial serta tamu yang datang.

Untuk mendukung APG 2018, Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita menuturkan pihaknya menyediakan enam minibus khusus bagi para atlet difabel dan ofisial.

“Kami memastikan para tamu negara, yakni atlet, staf, mulai dari kedatangan hingga menuju ke hotel harus dipastikan fasilitasnya ramah disabilitas,” ujar Agus seusai menerima kunjungan Direksi Media Indonesia di kantornya, Senin (24/9).

Dengan didampingi Sekretaris Jenderal Kemensos Hartono Laras, Mensos menjelaskan pihaknya akan melaporkan kepada Panitia Penyelenggara APG 2018 (Inagoc) masih ada sarana dan prasarana yang dinilai belum ramah bagi penyandang disabilitas.

Inapgoc diharapkan melanjutkan laporan keluhan Kemensos kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk segera memperbaiki sarana dan prasarana yang belum propenyandang disabilitas.

Selain itu, Agus Gumiwang ingin menjadikan penyelenggaraan APG 2018 sebagai momentum untuk menjadikan Indonesia, khususnya Jakarta, ramah disabilitas.  

“Itu legenda yang ingin kami bangun. Indonesia sadar akan artinya kesetaraan dan memberikan perhatian khusus bagi saudara kita penyandang disabilitas terkait sarana dan prasarana yang memang mereka perlukan,” tutur Mensos.

Libatkan 8.000 relawan
Terkait dengan persiapan perhelatan olahraga disabilitas tingkat Asia ketiga, Kemensos telah memberikan pelatih­an khusus bagi sekitar 8.000 relawan yang siap melayani dan memberikan pendampingan bagi para atlet, ofisial, serta tamu APG 2018 yang digelar di Jakarta pada 6-13 Oktober mendatang.

Di sisi lain, Inapgoc menggandeng dua stasiun televisi, Metro TV dan TVRI, untuk menyiarkan perhelatan APG 2018. Kedua statsiun itu akan akan menyajikan siaran langsung, siaran tunda, dan siaran berita baik melalui program-program reguler maupun program khusus.
Pemimpin Redaksi Metro TV Don Bosco Salamun menjelaskan untuk program siaran APG akan dibuat tayangan khusus dari pukul 14.00 WIB hingga 17.00.

“Kemudian pada malam hari juga, akan ada siaran-siaran lainnya mulai pukul 01.00 hingga 04.00 pagi sejak 8-13 Oktober,” jelas Don Bosco pada konferensi pers di Jakarta, Senin (24/9).

Sementara itu, perjalanan obor Asian Para Games 2018 akan menyambangi Provinsi Bangka Belitung (Babel) pada Rabu (26/9) mendatang. Obor yang menandai segera digelarnya perhelatan olahraga disabilitas tingkat Asia tersebut akan disambut di atas Jembatan Eko Maulana Ali Suroso (EMAS).

“Jembatan EMAS ini kan salah satu icon Provinsi Babel, makanya obor Api APG 2018 akan kita terima di atas jembatan itu,” Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan menjelaskan di Pangkalpinang, Babel, kemarin. (Rul/RF/FR/R-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya