Renang Bidik Minimal 3 Emas

(Rul/R-1)
13/9/2018 07:30
Renang Bidik Minimal 3 Emas
( ANTARA FOTO/Rafiuddin Abdul Rahman)

TIM renang Indonesia terus mematangkan persiapan menjelang Asian Para Games 2018 pada 8-16 Oktober mendatang. Prestasi lebih baik ketimbang empat tahun silam di Incheon menjadi target.

Saat itu, cabang renang menyumbang 3 medali emas dari total 9 emas yang diraih kontingen ‘Merah Putih’. Emas itu dipersembahkan Mulyana dari kelas S4 nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan gaya bebas putra, serta Marinus Melianus Yowei dari kelas SB13 nomor 100 meter gaya dada putra.

Pelatih para renang nasional, Dimin, mengatakan 18 perenang putra dan 10 pe-renang putri yang disiapkan diharapkan bisa meraih hasil lebih baik di Tanah Air. Selain 3 emas, pada Asian Para Games 2014, Indonesia juga meraih 4 perak dan 1 perunggu.

Pada Asian Para Games 2018, Mulyana dan Marinus tak lagi menjadi andalan. Mulyana sudah tidak bergabung dengan pelatnas sejak ASEAN Para Games 2015 Singapura, sedangkan Marinus dinilai saat ini sulit untuk bersaing.

“Berdasarkan hasil di Paralimpik 2016 Brasil dan Kejuaraan Dunia 2017 di Meksiko, peluang Marinus tipis, perunggu saja dia sudah bagus. Pesaingnya sangat berat yakni dari Kazakstan dan Uzbe-kistan,” ujar Dimin, Rabu (12/9).

Menurut Dimin, peluang meraih medali emas kali ini ada pada perenang putra Jendy Pangabean (kategori S9), Laura Dinda (S5), Nuraima (S8), dan Suci Indriyani (S14).

“Kita sudah uji coba dua kali di Jerman pada Juni lalu dengan mengikuti Kejuaraan Dunia Para Renang dan juga Jerman Terbuka 2018. Kami berhasil meraih 3 emas, 6 perak, dan 8 perunggu. Dua emas didapat dari Laura dan 1 lagi dari Suci. Mereka menjadi andalan kami,” tandas Dimin.

Lebih jauh, Dimin mengatakan persiapan tim renang menghadapi Asian Para Games 2018 tidak menemui kendala berarti. Para perenang sudah siap tampil dengan periodisasi latihan yang sudah mencapai 95%.

“Jadi, ini kan sudah perio-disasi lomba dan kita sudah kurangi latihannya dari yang 9 menjadi hanya 6 kali. Kami menjaga agar para atlet tidak cedera. Peningkatan kecepat-annya yang ditambah supaya mereka bisa mencapai best time masing-masing,” pungkasnya. (Rul/R-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya