Makassar Sambut Obor Asian Para Games

Lina Herlina
13/9/2018 07:15
Makassar Sambut Obor Asian Para Games
( ANTARA FOTO/Yusran Uccang)

KETUA Panitia Pelaksana Asian Para Games (Inapgoc) 2018 Raja Sapta Oktohari mengaku senang atas sambutan masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya Makassar atas kirab obor Asian Para Games 2018 di Lapangan Karebosi, Makassar, Rabu (12/9).
Menurut Okto, Makassar merupakan kota pertama kirab obor Asian Para Games 2018 setelah api obor pertama kalinya dinyalakan di Ternate.

“Kita menjadi saksi dan pelaku sejarah. Ini menjadi kesan yang sangat luar biasa. Kita memilih Makassar yang merupakan pusatnya ­perjuangan dan barometer perjuangan Indonesia Timur,” kata Okto di Makassar, Rabu (12/9).

Kiran obor dimulai dari Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, lalu diarak ke sejumlah ruas jalan utama di Kota Makassar, dan berakhir di Lapang-an Karebosi. Lalu keesokan harinya (hari ini) dibawa ke Bali. Kirab itu diharapkan dapat menggelorakan semangat peduli disabilitas di seluruh Indonesia Timur sekaligus menjadi pembangkit motivasi para atlet yang mewakili Indonesia dalam berlaga.

Obor pertama kali diserahkan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah ke atlet pembawa kirab. Mereka ialah Bahar Rahman, peraih medali emas cabang atletik ASEAN Para Games Vietnam 2005. Rahman didampingi Suwarni, peraih tiga emas cabang atletik Porcanas Kalimantan Timur 2008, dan Saldi, peraih emas cabang bulu tangkis Peparnas Riau 2012.

Dari atlet, obor kemudian diserahkan ke Kapolri Jende-ral Tito Karnavian. Tito secara estafet kemudian menyerahkan obor kepada atlet sebelum akhirnya diberikan ke ­Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, yang diteruskan ke Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto.

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah ­menegaskan pelaksanaan Asian Para Games III di Indonesia ­merupakan sesuatu yang sangat istimewa.

“Sejarah baru bagi Indonesia yang telah mempersembahkan nama besar, bukan hanya sebagai penyelenggara Asian Games yang baru lalu, tapi kita mampu berada di urutan keempat. Kita sudah menjadi sebuah negara yang cukup diperhitungkan dalam bidang olahraga,” terang Nurdin.

Khusus untuk Asian Para Games 2018, para atlet diharapkan bisa mempersembahkan yang terbaik dalam mengharumkan nama Indonesia. “Kita berharap mudah-mudahan dengan dimulainya dari Makassar ini juga menjadi spirit kesetaraan bagi kita semua masyarakat Sulsel dan juga saya. Spirit Asian Para Games ini bisa juga terwujud di Sulsel. Terima kasih yang sebesar-besarnya atas ditunjuknya Makassar sebagai start awal untuk membawa obor ini keliling Indonesia.”

500 polisi
Sebanyak 500 personel Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan dilibatkan untuk pengamanan kirab obor Asian Para Games 2018 di Pangkalpinang, pekan depan.

Direktur Lalu Lintas Polda Babel Komisaris Besar Dwi Asmoro mengatakan Pangkal-pinang merupakan salah satu daerah yang akan dilintasi obor Asian Para Games 2018.

“Rabu (26/9), Pangkalpinang salah satu kota yang akan di lintasi obor Asian Para Games 2018,” kata Dwi.

Dwi menyebutkan, menurut rencana, obor Asian Para Games 2018 akan diarak melintasi sejumlah ruas jalan di Pangkalpinang sejauh 15 km. Untuk pengamanan, menurutnya, melibatkan 500 personel gabungan termasuk dari satuan lalu lintas. (RF/R-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya