Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS putri Jepang, Naomi Osaka, mengaku sangat mengidolai Serena Williams. Ia bahkan sampai bermimpi bisa menghadapi petenis putri Amerika Serikat tersebut di turnamen grand slam.
Kini impian Osaka itu menjadi kenyataan. Ia akan menghadapi pemilik 23 gelar grand slam itu di turnamen Amerika Serikat Terbuka. Itu sebabnya, ia sejenak akan melupakan kekagumannya pada adik kandung Venus Williams tersebut.
"Sungguh saya masih sedi-kit gugup. Semasa kecil saya selalu bermimpi bisa menghadapi Serena di final grand slam," ujarnya.
"Kini impian itu menjadi kenyataan. Tentu saya sangat senang. Tapi untuk sementara saya akan melupakan kekaguman saya, melupakan dia idola saya. Saya akan berusaha menjadi lawan yang akan mengalahkannya."
Menyoal strategi yang akan diterapkan, Osaka menyebut jangan membuat kesalahan. "Saya akan berusaha bermain sebaik-baiknya. Jangan pernah berharap dia bermain jelek. Tapi sebelum itu, saya ingin bilang 'Saya suka kamu, Serena. Saya suka kamu, Bu'."
Osaka membuat sejarah di AS Terbuka dengan menjadi petenis pertama Jepang yang melaju ke final. Petenis berusia 20 tahun itu maju ke partai puncak setelah mengalahkan petenis tuan rumah Madison Keys 6-2, 6-4.
Di sisi lain, Serena Williams juga berambisi memecahkan rekor peraih gelar grand slam terbanyak yang saat ini dipegang Margaret Court. Saat ini Williams masih terpaut satu gelar lagi dari petenis legen-daris Australia tersebut.
"Tahun lalu, saya berjuang hidup-mati di rumah sakit untuk melahirkan. Karena itu, saya berterima kasih kepada Tuhan karena masih diberi kesempatan untuk bermain tenis. Tidak peduli saya sampai di semifinal atau final, saya sudah cukup senang dan saya sudah merasa menang," ujar Serena Williams yang mengalahkan Anastasija Sevastova 6-3, 6-0.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved