Misi Ganda Putri Memburu Gelar

(Rul/R-2)
07/9/2018 05:30
Misi Ganda Putri Memburu Gelar
(MI/RAMDANI)

KETIKA ganda putra dan campuran telah menunjukkan prestasi di level turnamen single maupun multiajang, ganda putri justru belum mampu berbicara banyak. Pelatih ganda putri, Eng Hian, mengakui, selama ini sektor ganda putri masih terpusat pada Greysia Polii/Apriyani.

Pasangan unggulan pertama Indonesia tersebut bahkan hanya menyumbangkan perunggu bagi 'Merah Putih' di sektor perorangan Asian Games 2018. Karena itu, sambil menjaga konsistensi dan meningkatkan performa Greysia/Apriyani, Eng Hian juga menginginkan perkembangan dari pasangan ganda putri yang lain.

Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani dan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta, misalnya. Keduanya belum juga meraih gelar pada tahun ini.

Karena itu, menurut Eng Hian, misi terbesarnya hingga akhir tahun ialah meningkatkan performa mereka hingga meraih gelar juara.

Tidak mudah memang. Hal itu pun tidak dimungkiri Eng Hian karena ganda putri negara-negara lain pun sudah maju. Namun, jika tidak berani memasang target tinggi, mereka tidak akan pernah maju.

"Sama saja, ya untuk tahun ini di sisa turnamen mencari gelar mencari prestasi aja. Terutama Ni Ketut/Anggia dan Della/Rizki kan tahun ini belum raih gelar," ujar Eng Hian.

Sampai kini, dua pasang didikan Eng Hian berhasil menembus 10 besar. Mereka ialah Greysia/Apriyani yang menduduki peringkat keempat dunia dan Della/Rizki di peringkat kesembilan.

Meski demikian, Eng Hian tetap menginginkan adanya hasil berupa gelar dari mereka. "Kalau top ten kan sudah masuk dua. Jadi, misi saya saat ini bukan ranking sekarang. Di luar Greysia/Apriyani, misi saya harus raih gelar. Kalau nanti enggak dapat gelar, ya akan ada evaluasi lagi," tandasnya.

Berbicara tentang Jepang Terbuka 2018 yang mulai bergulir pekan depan, tiga pasang ganda putri tersebut akan diturunkan. Meski demikian, Eng Hian mengaku belum mematok target di Jepang karena anak-anaknya masih dalam tahap pemulihan kondisi.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya