Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BILLIE Jean King National Tennis Center menjadi saksi bisu terjadinya kejutan khas kompetisi grand slam. Petenis unggulan kedua tunggal putra, Roger Federer, harus angkat koper lebih awal.
Di babak 16 besar yang berlangsung kemarin, Federer, pemegang gelar Amerika Serikat (AS) Terbuka lima kali, ditumbangkan petenis nonunggulan John Millman dari Australia.
Dalam pertarungan selama 43 menit, sang peraih gelar grand slam tersebut menyerah dalam pertandingan sengit yang berakhir dengan skor 6-3, 5-7, 6-7, dan 6-7.
Di set pembuka, Federer mampu memenangi pertandingan dengan mudah 6-3. Namun, di set-set berikutnya, petenis berusia 37 tahun tersebut tak mampu mengembangkan permainan.
Federer bahkan tercatat melakukan 76 kali kesalahan sendiri (unforced error). Kendati berupaya mengimbangi permainan Millman, petenis asal Swiss tersebut tetap tak mampu mengejar keunggulan lawan hingga akhir.
Federer memang mengaku bahwa dirinya memang tak nyaman bermain. Panasnya suhu di malam hari, menurut Federer, menyebabkan dirinya mengeluarkan banyak keringat hingga menguras banyak energi.
“Saya merasakan udara malam ini sangat panas, ini menjadi malam saya kesulitan mendapatkan udara. Tidak ada sirkulasi udara sama sekali. Saya tidak tahu, untuk beberapa alasan saya hanya berjuang dengan kondisi seperti ini, kejadian ini baru pertama dalam karier saya,” ujar Federer.
Kekalahan itu sekaligus memperpanjang rentetan kegagalan Federer sepanjang 2018. Sejak menjuarai Australia Terbuka 2018 pada Januari lalu, Federer belum bisa menambah gelar grand slam lagi tahun ini.
“Dia (Millman) bermain baik. Dia mungkin datang dari salah satu tempat yang paling lembap di dunia, Brisbane (Australia). Jelas ini mengecewakan saya,” tutur Federer. (ESPN/Rul/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved