Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto mengatakan tidak ada jaminan bahwa pencak silat akan dipertandingkan di Asian Games 2022. Padahal, di Asian Games tahun ini, cabang olahraga (cabor) bela diri itu menjadi penyumbang medali emas terbanyak bagi Indonesia.
Menurut Gatot, adanya pencak silat di Asian Games 2018 lantaran Indonesia menjadi tuan rumah ajang empat tahunan itu. Sebagai penyelenggara, ada hak untuk memasukkan cabor atau nomor pertandingan. "Nanti Tiongkok sebagai tuan rumah Asian Games berikutnya ya suka-sukanya sendiri," kata Gatot di Jakarta, Selasa (4/9).
Selain pencak silat, ada cabor lain yang juga terancam tidak dipertandingkan, yakni bridge, jet ski, dan juga paralayang. Ketiga cabor tersebut juga merupakan usulan Indonesia untuk bisa ada di Asian Games tahun ini. Namun, dari tiga cabor tersebut, hanya bridge yang tidak menyumbangkan medali emas.
Khusus untuk pencak silat yang diharapkan juga masuk olimpiade, Gatot menanggapi bahwa itu memungkinkan. Tapi, sebelumnya harus ada 80 negara yang mengusulkan di rapat Komite Olimpiade Internasional (IOC). Gatot mengaku sudah sejak 2014 melakukan road show untuk bisa membuat pencak silat semakin mendunia.
"Makanya, kami juga ingin masyarakat teredukasi mengenai cabor apa saja sih yang dipertandingkan di sebuah ajang. Paling dekat ini ada SEA Games. Kalau pencak silat tidak ada, jangan ada kesan Indonesia di Asian Games bagus tapi di SEA Games tahun depan hasilnya sama seperti di SEA Games 2017 lalu," ujarnya.
Terpisah, Taufik Gautama Asbi, atlet bridge yang meraih medali perunggu di Asian Games kemarin berharap bridge bisa dipertandingkan di Tiongkok pada 2022. Tiongkok yang menjadi juara umum karena mendapat tiga medali emas dari enam nomor pertandingan, diprediksi ingin mempertahankan prestasinya.
"Kalau memang saya masih diberi umur panjang dan bisa main di Asian Games berikutnya, misi yang saya bawa, ialah untuk menjadi lebih baik dari hasil yang didapat tahun ini. Indonesia sebenarnya berpeluang rebut medali emas, hanya saja kurang beruntung dari tim kuda hitam," kata Taufik. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved