Kemenpora akan Evaluasi Cabor yang tidak Sesuai Target

Budi Ernanto
03/9/2018 19:24
Kemenpora akan Evaluasi Cabor yang tidak Sesuai Target
(MI/Adam Dwi)

MESKI Indonesia telah melampaui target perolehan medali emas di Asian Games 2018, namun ada beberapa cabang olahraga (cabor) yang gagal mempersembahkan medali emas. Sehubungan dengan ini, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan mengevaluasi hasil yang didapat selama Asian Games 2018.

“Kami akan evaluasi Asian Games mengenai perolehan medali mana yang belum sesuai target. Sehingga, akan ada konsekuensi yang sama-sama kita emban,” kata Menpora Imam Nahrawi di Gedung Kemenpora, Jakarta, Senin (3/9).

Beberapa cabor yang gagal merebut medali emas di Asian Games, antara lain renang dan bridge. Perenang I Gede Siman Sudartawa diprediksi meraih gelar juara di nomor 50 m gaya punggung. Sementara induk cabor bridge (Gabsi) menyatakan ada dua medali emas yang bisa didapat.

Ada pula target yang gagal ditembus di cabor lain. Namun, jumlah medali emas yang diharapkan tetap tercapai karena podium pertama muncul dari nomor yang tidak diandalkan. Misalnya, medali emas dari nomor tunggal putra cabor bulu tangkis dan nomor endurance runabout.

Untuk bulu tangkis, medali emas yang ditargetkan selain dari nomor ganda putra, juga dari nomor ganda campuran. Namun, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang diandalkan di nomor ganda campuran harus puas mendapat medali perunggu. Kemudian, pejetski Aero Sutan Anwar hanya jadi juara dua di nomor runabout limited.

Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang menyusun peraturan tentang hadiah dan hukuman jika ada cabor yang berprestasi dan yang gagal memenuhi target. 

“Ujung-ujungnya sih pasti akan mempengaruhi angka (bonus dan pendanaan),” kata Gatot. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya