Saatnya Setan Merah Bangkit dari Kubur

Satria Sakti Utama
01/9/2018 23:00
Saatnya Setan Merah Bangkit dari Kubur
( Oli SCARFF / AFP)

DUA kekalahan beruntun yang dialami Manchester United di awal musim ini jelas bukan sesuatu yang biasa. Itu sebabnya suara-suara negatif dari para fan mulai mengemuka, mulai mereka yang meragukan kapasitas Jose Mourinho sampai mereka yang mencela keputusan klub karena tidak agresif dalam mencari pemain baru.

Meski begitu, Mourinho melihat ada peluang untuk segera mengakhiri tren negatif setelah sederet hasil buruk di awal musim Liga Primer Inggris. Mou julukan Mourinho dan anak asuhnya disorot aki­bat menelan dua kekalahan beruntun. Mereka takluk 2-3 dari tim medioker Brighton & Hove Albion dan dipermalukan Tottenham Hotspur di Old Trafford tiga gol tanpa balas, pekan lalu.

‘Setan Merah’--julukan Uni­ted akan mencoba menghindari kekalahan ketiga secara beruntun untuk pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir. Kesempatan terbuka lebar karena Alexis Sanchez dkk hanya akan berkunjung ke markas Burnley di Turf Moor, malam ini.

Nasib Burnley lebih buruk daripada Manchester United. The Clarets julukan Burnley baru mampu mengumpulkan satu poin dari tiga laga awal Liga Primer Inggris. Kondisi fisik skuat asuhan Sean Dyche juga lebih buruk karena memiliki waktu rehat lebih sedikit. Fokus Burnley terbelah setelah menjalani laga play off Liga Europa melawan Olympiakos, tengah pekan lalu.

“Kami memiliki sekelompok pekerja keras dan talenta luar biasa. Kami harus memulai untuk mengambil kesempatan dan saya yakin kami akan mulai menemukan kemenangan,” kata bek sayap Manchester United, Luke Shaw.

Kelemahan terbesar Manchester United saat ini ialah performa buruk jajaran lini pertahanan. United telah kebobolan sebanyak tujuh kali di tiga laga pertama kompetisi musim ini. Fakta ini tidak pernah terjadi sebelumnya selama 49 tahun terakhir.

Mou mungkin akan kembali menurunkan skema empat bek sejajar dalam laga ini, hanya komposisinya akan diubah. Eric Bailly dan Chris Smalling bakal diduetkan di jantung pertahanan. Mou juga berharap peran gelandang jangkar Nemanja Matic kembali sentral untuk menjembatani lini serang dan pertahanan.

Di sisi lain, Burnley gagal lolos ke putaran final Liga Europa seusai dikalahkan wakil Yunani Olympiakos dengan agregat 2-4. Namun, penyerang Sam Vokes mengaku siap menyulitkan Manchester United pada duel Minggu (2/9) malam.

“Penting untuk kembali fokus pada pekerjaan kami di Liga. Kami tahu bahwa beberapa laga Liga Primer yang telah dilalui tidak menunjukkan kemampuan terbaik kami.”

Masih sempurna
Dari hasil pertandingan, kemarin, Liverpool berhasil menjaga rekor sempurna dalam empat pertandingan Liga Primer Inggris. Meski gagal mempertahankan catatan clean sheet, ‘si Merah’ sukses memetik poin penuh setelah mengalahkan Leicester City dengan skor 2-1.

Dalam duel di Stadion King Power itu, kedua gol ‘si Merah’ dicetak Sadio Mane (10’) dan Roberto Firmino (45’). Adapun satu-satunya gol balasan ‘si Rubah’ dicetak Rachid Ghezzal (63’).

Dengan hasil itu, Liverpool masih kukuh di posisi puncak dengan nilai 12 dari empat pertandingan. Sebaliknya, Lei­cester ada di urutan ketujuh dengan nilai enam. (AFP/R-2)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya