Banyak Kejutan dari Monako

Satria Sakti Utama
01/9/2018 07:20
  Banyak Kejutan dari Monako
(Valery HACHE / AFP)

GEDUNG The Grimaldi Forum di Monako menjadi tempat berkumpulnya insan sepak bola Eropa dini hari kemarin. Dua agenda yang paling menjadi sorotan dalam acara di gedung itu ialah pengundian fase grup Liga Champions 2018-2019 dan pemilihan pemain terbaik Eropa.

Di dua agenda utama itu, kejutan-kejutan pun bermunculan. Salah satu yang menjadi perhatian besar ialah absennya Cristiano Ronaldo.

Mantan penyerang Real Madrid itu memilih tak menghadiri acara tersebut setelah mengetahui namanya tidak mendapatkan penghargaan pemain terbaik Eropa tahun ini. Penghargaan tersebut jatuh kepada gelandang Real Mad-rid, Luka Modric.

Modric, yang membawa Kroasia menjadi runner-up Piala Dunia 2018, mencatatkan 313 poin, 90 poin lebih banyak daripada Ronaldo di peringkat kedua. Adapun penyerang Liverpool Mohamed Salah menempati pos paling buncit. Modric juga terpilih menjadi gelandang terbaik Liga Champions musim lalu.

Agen Ronaldo, Jorge Mendes, mempertanyakan kegagalan kliennya menjadi pemain terbaik Eropa tahun ini. Menurutnya, Ro-naldo-lah yang layak mendapatkan penghargaan bergengsi tersebut

“Sepak bola dimainkan di lapang-an dan itu yang dimenangi Ro-naldo. Dia mencetak 15 gol dan membawa Real Madrid kembali merengkuh gelar Liga Champions. Ini memalukan. Pemenang seharusnya tak diragukan, seperti Ronaldo yang selalu terbaik di posisinya,” ungkap Mendes.

Di lain pihak, kapten Real Madrid Sergio Ramos membela mantan rekan sejawatnya tersebut. Ia menilai absennya Ronaldo di malam penghargaan bukan karena kecewa dengan Modric.

“Saya tak berpikir Cristiano (Ronaldo) tidak senang karena Modric memenangi penghargaan itu. Mungkin dia tak senang karena bukan dia yang memenanginya,” kata Ramos.

Grup neraka
Terlepas dari pro-kontra pemilihan pemain terbaik Eropa, hasil undian pembagian grup juga memunculkan kejutan. Ronaldo yang kini berseragam Juventus itu harus bersiap untuk menghadapi mantan klubnya, Manchester United.

Hasil undian menempatkan Juventus, Manchester United, Valencia, dan wakil Swiss, Young Boys, berada di Grup H. Bagi Ronaldo, datang ke Old Trafford sebagai lawan bisa menjadi beban tersendiri.
Di atas kertas, Juventus dan Manchester United menjadi tim paling berpeluang lolos ke babak 16 besar dari Grup H.

CEO Juventus Giuseppe Marrota bahkan menilai Juventus berada di grup yang mudah.

“Kami bisa menangani persaingan di grup ini. Namun, itu semua bergantung pada usaha kami. Nasib kami berada di tangan kami sendiri,” ungkapnya.

Kejutan lainnya ialah bergabungnya tim-tim besar Eropa di Grup B. Grup yang disebut grup neraka tersebut dihuni Barcelona, Tottenham Hotspur, PSV Eindhoven, dan Inter Milan. “Inter mendapatkan undian terburuk. Saya pikir Inter harus menunjukkan permainan yang benar-benar luar biasa untuk lolos,” kata pelatih senior Fabio Capello.

Grup lain yang juga memiliki persaingan ketat ialah Grup C. Di grup tersebut, finalis Liga Champions musim lalu, Liverpool, akan bersaing dengan PSG, Napoli, serta tim kuda hitam Red Star Belgrade.

Pelatih Liverpool Jurgen Klopp mengakui perjuangan tim asuh-annya untuk lolos dari fase grup akan sangat keras. Klopp harus adu otak dengan sejawatnya dari Jerman yang kini melatih PSG Thomas Tuchel serta Carlo Ancelotti yang kini menukangi Napoli.
“Saya memang memperkirakan Liverpool akan berada di grup keras, dan ini grup yang sulit. Inilah Liga Champions,” ungkap Jurgen Klopp. (marca/football italia/R-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya