Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERJUANGAN ekstra keras sudah harus dilakukan Novak Djokovic di babak awal grand slam Amerika Serikat Terbuka 2018. Mantan petenis nomor satu dunia tersebut harus menguras tenaga untuk merebut tiket ke babak selanjutnya.
Djokovic, yang merupakan unggulan keenam, harus bermain selama 2 jam 22 menit dalam suhu panas selama empat set sebelum menghentikan perlawanan petenis nonunggulan asal Hongaria, Marton Fucsovics. Djokovic menang dengan skor 6-3, 3-6, 6-4, 6-0. Di babak berikut, petenis Serbia itu akan ditantang petenis Amerika, Tennys Sandgren.
“Kami harus berjuang keras. Suhu udara memang ekstrem. Namun, jika fit, Anda bisa mengatasi itu,” ujar Djokovic.
Unggulan kedua tunggal putra, Roger Federer, lebih beruntung jika dibandingkan dengan Djokovic. Saat menghadapi petenis Jepang Yoshihito Nishioka, suhu udara sudah menurun. Petenis Swiss itu menang mudah dengan 6-2, 6-2, 6-4.
“Saya tidak tahu kemampuan lawan. Saya hanya berusaha bermain sebaik mungkin. Saya sangat senang dengan penampilan kali ini,” ungkap peraih 20 gelar grand slam tersebut.
Di bagian putri, upaya Maria Sharapova untuk kembali masuk jajaran elite dunia mendapat ujian berat. Ketika menghadapi petenis veteran Patty Schnyder yang sudah berusia 39 tahun, Sharapova harus mengeluarkan semua kemampuannya sebelum menang 6-2, 7-6 (8/6).
“Schnyder masih menjadi lawan berat. Pukulan dan pergerakannya masih sangat bagus,” ungkap Sharapova yang kini menempati peringkat ke-41 dunia.
Di babak selanjutnya, Sharapova akan menghadapi petenis Rumania Sorana Cirstea untuk berebut tiket ke babak 32 besar.
Suhu panas
Suhu panas yang melanda Kota New York menelan korban. Beberapa petenis tidak mampu melanjutkan pertandingan dan berhenti setelah gagal mengatasi panasnya suhu udara yang mencapai 38 derajat celsius.
Para petenis yang mundur di antaranya Stefano Travaglia asal Italia, Ricardas Berankis (Lithuania), Leonardo Mayer (Argentina), Mikhail Youzhny (Rusia), dan Filip Krajinovic (Serbia). “Dalam kondisi seperti itu pertandingan seharusnya tidak dilaksanakan. Sudah beruntung mereka hanya tidak bisa melanjutkan pertandingan,” ungkap petenis Prancis, Julien Benneteau.
Dalam menghadapi suhu panas tersebut, panitia US Open memberlakukan aturan baru dengan memberikan istirahat lebih kepada petenis. Di bagian putra, petenis diberi kesempatan istirahat 10 menit selepas set ketiga. Di bagian putri, istirahat diberikan selepas set kedua.
Direktur pertandingan Asosiasi Tenis Amerika Serikat (USTA) Chris Widmaier mengatakan keputusan pemberian waktu istirahat tambahan itu diambil setelah berkonsultasi dengan tim medis. “Kita tidak tahu apakah aturan ini akan diterapkan lagi. Hal itu bergantung pada situasi dan kondisi,” ungkap Widmaier.
Aturan tambahan waktu istirahat tersebut pertama digunakan dalam laga Djovovic melawan Fucsovics. “Tidak lucu harus bertanding dalam suhu yang panas. Butuh kerja keras untuk mendapatkan poin. Ini terlalu panas dan berbahaya,” ungkap Fucsovics. (AFP/BBC/R-
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved