Mulai Fokus Latihan Tambahan Persiapan untuk Olimpiade 2020

Zen/R-3
29/8/2018 06:00
Mulai Fokus Latihan Tambahan Persiapan untuk Olimpiade 2020
(MI/Adam Dwi)

CABANG bulu tangkis telah meraih dua medali emas di multiajang Asian Games 2018. Capaian tersebut sama dengan yang disumbangkan atlet bulu tangkis Indonesia pada Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan,

Pada Asian Games 2018, Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PB PBSI) menargetkan minimal satu medali emas dari nomor pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Sebenarnya PB PBSI mengharapkan satu medali emas dari nomor ganda campuran yang mengandalkan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Sayangnya Tontowi/Liliyana gagal mempersembahkan medali emas.

Namun, nomor tunggal putra yang tidak ditargetkan justru membuat kejutan. Jonatan Christie mampu lolos ke babak final nomor bergengsi itu dan sukses menyumbang medali emas untuk kontingen Indonesia.

Dengan menyabet dua medali emas di perhelatan olahraga empat tahunan terbesar Asia ke-18, PB PBSI telah sukses menjaga tradisi emas dari cabang olahraga yang menjadi favorit kita.

Untuk lebih jauh tentang keberhasilan, para pebulu tangkis 'Merah Putih' di multiajang Asian Games 2018, Media Indonesia mewancarai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PBSI Susy Susanti.

PB PBSI telah sukses mencapai target, apa tanggapannya?

Kita bersyukur sekali bisa mencapai target dua emas yang diberikan pemerintah, malah kita bisa melebihi target tersebut dengan tambahan dua perak dan empat perunggu.

Ini di luar prediksi kita. Anak-anak bertanding bagus sekali. Kita tadinya berharap emas dari ganda putra dan ganda campuran, ternyata tunggal putra justru membuktikan penampilannya ke-pada publik.

Apa pendapat titik balik pemain tunggal putra justru di nomor perorangan?

Betul sekali. Tidak hanya menjadi titik balik, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi mereka, termotivasi untuk membuktikan kalau mereka mampu di perorangan.

Di depan ada ajang internasional telah menanti seperti Japan Terbuka 2018. Bagaimana persiapannya?

Jadwal bulu tangkis itu padat. Mereka jelas bukan robot. Kita belum menargetkan apa-apa. Yang jelas kita akan memberikan yang terbaik saja.

Yang penting bagaimana menjaga kondisi dan konsistensi pemain. Fokus kita sebetulnya Olimpiade. Perbaikan dan peningkatan akan dilakukan terhadap pemain putri.

Bagaimana persiapan yang akan dilakukan?

Dari sekarang kita sudah memantau siapa-siapa atlet yang akan diberangkatkan. Memberikan tambahan latihan-latihan, fokus utama kita sebenarnya adalah Olimpiade 2020. Seleksi akan dilakukan tahun depan.

Secara keseluruhan, evaluasi PB PBSI untuk cabang olahraga bulu tangkis seperti apa?

Pemain nomor ganda putra dan tunggal putra bagus. Untuk nomor tunggal putri perlu kita apresiasi juga karena daya juang mereka ternyata mampu mengalahkan pemain-pemain unggulan walaupun akhirnya kalah saat di beregu.

Apakah hasil pemain ganda putri sudah sesuai dengan harapan?

Pemain ganda putri sudah sesuai dengan target dengan meraih medali perunggu. Selanjutnya kita akan cermati lagi, mempersiapkan diri dengan lebih baik lagi agar mereka bisa menyumbangkan emas di waktu mendatang.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya