Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
NASIB sial kembali dialami Manchester United. Untuk kali kedua beruntun mereka menuai kekalahan musim ini.
Setelah dipermalukan Brighton & Hove Albion 2-3 pada pertengahan bulan lalu, kemarin dini hari nasib the Red Devils lebih tragis lagi seusai dihantam Tottenham Hotspur 0-3.
Lebih menyakitkan lagi pembantaian itu terjadi di kandang mereka sendiri, Old Trafford. Tidak berlebihan jika kini mulai muncul suara-suara yang menginginkan arsitek ‘Setan Merah’ Jose Mourinho dipecat.
“Saya pikir persoalannya bukan pada pergantian pelatih. Betul, MU sedang ada masalah, tetapi itu hanya butuh perbaikan karena klub lebih besar ketimbang individu,” cetus mantan pemain MU, Gary Neville.
Mourinho sendiri tampak kesal lantaran dia tidak mendapat dukungan dari para fan di saat klub tengah kesulitan.
“Musim lalu kami kalah di sini dari Sevilla (di Liga Champions) dan kami disoraki. Kami memang pantas mendapatkannya karena kami memang tidak bagus, kami tidak cukup berbahaya, dan Sevilla layak menang. Pun kali ini,” cetus juru taktik asal Portugal tersebut selepas pertandingan.
Kontras dengan sang arsitek, bek kiri ‘Setan Merah’ Luke Shaw tampak lebih bijak dalam menyikapi kekalahan timnya. Menurut dia, secara pribadi ia meminta maaf atas kekalahan mereka. Karena itu, imbuhnya, MU wajib bangkit di akhir pekan ini saat bertandang ke kandang Burnley.
“Tentu ini menyakitkan bagi kita semua, tapi kami harus segera bangkit, terus bekerja keras, dan merebut tiga poin setelah dua kekalahan. Kami perlu menang dengan cara yang bagus,” ujar Shaw.
“Kepada para fan, kami minta maaf. Kami akan berbenah dan terus bekerja keras. Sekarang masih awal musim, masih punya banyak pertandingan untuk di-hadapi,” lanjutnya.
Dalam duel di Old Trafford tersebut, ketiga gol Spurs dicetak Harry Kane menit ke-50, dan Lucas Moura (52’ dan 84’). Dengan hasil itu MU terbenam di peringkat ke-13 klasemen dengan nilai 3 dari tiga pertandingan. Adapun Spurs berada di urutan kedua dengan nilai 9.
Tetap membumi
Arsitek Spurs Mauricio Pochettino menilai kemenangan timnya hanya sebagai langkah kecil dalam persaingan menuju gelar. Kini tinggal bagaimana tim London Utara itu konsisten sepanjang musim.
“Ini kemenangan yang sangat besar. Ini bisa memberikan kami kepercayaan diri yang sangat besar dan keyakinan dengan bagaimana kami bekerja. Kami tahu akhir musim masih terlalu jauh, kami perlu terus berusaha, mencoba konsisten,” kata Pochettino dikutip Sky Sports.
“Tetapi saya meminta para pemain untuk tidak terlalu euforia. Ini masih tahap awal. Mari tetap tenang dan bekerja keras.”
Pelatih asal Argentina itu juga tidak setuju jika dikatakan timnya kini layak masuk jajaran terdepan dalam persaingan gelar. Apalagi jika tolok ukurnya hanya karena mereka menjadi satu dari empat tim yang masih sempurna di tiga pekan pertama bersama Liverpool, Chelsea, dan Watford, sedangkan juara bertahannya Manchester City. (AFP/BBC/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved