Perjalanan Berat Menuju Olimpiade 2020

Budi Ernanto
28/8/2018 18:09
Perjalanan Berat Menuju Olimpiade 2020
(MI/ROMMY PUJIANTO )

TIDAK ada hari tanpa medali emas bagi Indonesia sejak hari pertama penyelenggaraan Asian Games 2018 pada Minggu (19/8). Dalam beberapa hari bahkan ada lebih dari satu medali yang dipersembahkan oleh Tim Indonesia.

Terakhir, pada Selasa (28/8) hingga pukul 17.00 WIB, ada dua medali emas disumbangkan oleh pebulu tangkis tunggal putra Jonatan Chiristie dan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Hasil yang diraih para wakil Merah Putih pun diharapkan berlanjur di ajang yang skalanya lebih besar dari Asian Games, yakni olimpiade. Pesta olahraga terbesar di dunia itu seperti diketahui akan berlangsung pada 2020 di Tokyo, Jepang. Ada 33 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan dan diperkirakan bakal diikuti kurang lebih 11 ribu atlet.

Jika melihat dari hasil yang diperoleh para atlet Indonesia di Asian Games, nampaknya masih sangat sulit untuk mereka bisa bersaing di olimpiade. Asian Games memang mempertandingkan cabor yang juga ada di olimpiade.

Namun, hanya 33 cabor Asian Games yang juga akan dipertandingkan di Tokyo. Sisanya merupakan cabor yang diusulkan oleh Indonesia karena menjadi tuan rumah.

Dari 33 cabor itu, Indonesia hanya bisa mendulang medali dari 10 cabor saja, yakni panahan, bulu tangkis, atletik, balap sepeda, senam, karate, dayung, tenis, voli pantai, dan angkat besi.

Medali emas hanya datang dari bulu tangkis, dan tenis saja. Angkat besi sebenarnya juga berkontribusi medali emas, namun kelas yang dimenangkan oleh Eko Yuli Irawan, yakni 62 kg, tidak ada di Olimpiade 2020.

Begitu juga dengan panjat tebing, cabor yang akhirnya muncul di olimpiade, tidak mempertandingkan nomor kecepatan perorangan putri yang dimenangkan oleh Aries Susanti Rahayu. Nomor kecepatan relay putra dan putri juga tidak ada di olimpiade. Padahal ada dua medali emas yang didapat dari kedua nomor tersebut. Indonesia juga tidak bisa berharap ada medali dari cabor bela diri lantaran tidak dipertandingkannya kelas seni. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya