Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JUVENTUS telah diperkuat pemain terbaik dunia Cristiano Ronaldo sejak laga pembuka Seri A Italia pekan lalu. Namun, hal itu tidak menjadi garansi bagi ‘si Nyonya Tua’ ini akan melalui setiap pertarungan di kancah domestik dengan mudah.
Juventus hampir dikejutkan tim medioker Chievo Verona di Stadion Marcantonio Bentegodi, Sabtu (18/8). Sempat tertinggal 1-2 hingga pertandingan menyisakan 15 menit, Juventus beruntung mampu menambah dua gol untuk meraih kemenangan perdana musim ini.
Pekan ini, Juventus akan menyambut lawan yang jauh lebih kompetitif jika dibandingkan dengan Chievo. Tim ibu kota Italia, Lazio, akan menyambangi markas Juventus di Stadion Allianz malam ini. Laga ini tidak akan mudah bagi Juventus karena Lazio merupakan satu dari dua tim yang sanggup mencuri kemenangan di Turin musim lalu. Juventus pun membutuhkan tenaga ekstra untuk menjaga tren kemenangan untuk kembali mendominasi Seri A sejak awal musim.
“Ini kemenangan yang kami butuhkan karena kami perlu pengingat bahwa setiap laga Seri A sangatlah sulit,” kata pelatih Massimiliano Allegri.
Meski berat, momen bermain di depan pendukung sendiri untuk pertama kalinya dapat menjadi penyuntik semangat Ronaldo untuk menghidupkan kembali keran golnya. CR-7, sapaan Ronaldo, gagal menyumbang gol pada debut Seri A pekan lalu.
Di sisi lain, pelatih Lazio Simone Inzaghi meminta pemainnya bangkit seusai menelan kekalahan 1-2 dari Napoli pekan lalu. Kabar baik untuk Inzaghi ialah kehadiran Lucas Leiva dan Senad Lulic yang kembali dari masa skorsing.
“Pada pertandingan selanjutnya kami harus memberikan sesuatu yang lebih. Timbul kekecewaan karena pemain telah memberikan yang terbaik di lapangan,” ungkap Inzaghi.
Guru lawan murid
Di laga lain, laga Napoli kontra AC Milan di Stadion San Paolo dini hari nanti akan menjadi duel guru dan murid. Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, yang memiliki sejarah indah bersama AC Milan akan menghadapi mantan anak asuhnya di Milan, Gennaro Gattuso, yang kini memimpin I Rossonerri.
Gattuso merupakan sosok penting bagi Ancelotti selama memimpin Milan pada periode 2001-2009. Meski memiliki ikatan batin yang kuat, Ancelotti menegaskan fokus untuk membantu Napoli meraih gelar musim ini. Don Carlo, sapaan Ancelotti, membawa Napoli mengawali musim Seri A dengan baik seusai mencuri poin penuh dari tangan Lazio pekan lalu setelah menang 2-1.
“Saya ingin membawa Napoli ke puncak. Tim ini memiliki banyak pemain berkualitas dan belum mampu mencapai yang terbaik, tapi sangat dekat untuk melakukannya. Saya harap bisa membantu tim ini,” kata mantan pelatih Bayern Muenchen ini. (Football Italia/R-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved