Malaysia Raih Medali Emas Trio Putri

Antara
22/8/2018 19:25
Malaysia Raih Medali Emas Trio Putri
(ANTARA/INASGOC/IQBAL LUBIS)

KONTINGEN Malaysia meraih medali emas pertama cabang olahraga boling Asian Games 2018 setelah memastikan angka tertinggi pada nomor trio putri di Jakabaring Bowling Center (JBC) Palembang Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (22/8).

Trio tim Negeri Jiran yang turun dengan atlet Cheah Mei Lan, Siti Safiyah Amirah Abdul Rahman dan Syaidatul Afifah  memastikan diri menjadi yang  terbaik pada nomor itu dengan nilai 4326 menyisihkan trio putri Chinese Taipei peraih perak dengan nilai 4255 dan putri Singapura yang mengemas nilai 4250 sebagai peraih perunggu.

Kontingen Malaysia merayakan sukses itu dengan suka cita, yang disambut meriah oleh official tim serta sejumlah pendukungnya yang duduk di tribun atas. Mereka saling berangkulan dan satu persatu mengucapkan selamat atas sukses itu.

"Kami sangat senang mendapatkan medali emas pada hari ini, yang sebenarnya sebuah kejutan dan tidak ditarget. Kami bermain lepas saja dan menjaga komunikasi dengan anggota tim, itu kunci kami hari ini," kata salah seorang pemain putri Malaysia Syaidatul Afifah usai bertanding seperti dilansir dari Antara.

Sementara itu, andalan tuan rumah Indonesia pada nomor pertandingan trio itu, Aldila Andryati,  Nadia Paramanik dan Tannya Roemimper harus puas di peringkat  ke delapan dengan nilai 3976 atau terpaut 350 point dari peraih emas. Dengan hasil itu, maka trio Indonesia gagal mempersembahkan emas pertama dari cabang boling atau emas pertama dari perhelatan Asian Games 2018 yang digelar  di Kota Palembang itu. Sedangkan trio tuan rumah lainnya Slisha Nabila Larasati, Puti Insavilla dan Sharon Addelina Liman Santoso harus puas di peringkat ke-13 dengan nilai 3854. Nomor pertandingan trio putri merupakan nomor pertama dari pertandingan cabang boling Asian Games 2018 yang diikuti oleh 23 tim dari 13 negara.

Persaingan ketat terjadi sejak game pertama antara tim Malaysia, Korea, Chinese Taipei dan tuan rumah Indonesia. Dalam pertandingan di lintasan 'long oil' tersebut, para atlet spesialis 'spiner' seperti yang dimiliki Malaysia dan Chinese Taipei mampu memanfaatkan kelebihan mereka dengan meraih angka cukup signifikan. Akhir game ketiga, dua tim Malaysia yang unggul teratas. Trio Cheah Mei
Lan, Siti Safiyah Amirah dan Syaidatul Afifah Badrul Hamidi menjadi memuncaki paruh pertandingan itu dengan nilai 2184, disusul tim keduanya Sin Li Jane, Natasha Mohamed Roslan dan Zhalin Zulkifli dengan nilai 2151.Sedangkan atlet Indonesia II, Tannya Roumimper, Aldila Indryati dan Nadia Paramanik pada akhir game ketiga berada di peringkat kelima dengan nilai 2045 di bawah trio Chinese Taipei dan Korea Selatan.

Seusai jeda pertandingan, laga berlangsung untuk blok kedua yang dimulai pukul 14.15 WIB dengan "medium oil". Perubahan strategi pada  babak kedua, menambah perburuan nilai lebih ketat. Namun dua trio Malaysia tampil konsisten sekaligus bersaing ketat dengan rekan senegaranya pada pertandingan trio putri itu.

Pada game keempat, Malaysia yang dimotori Siti Safiyah  berlaga di lintasan 22 dan 23 diapit oleh pesaingnya Korea, Chinese Taipei dan tuan rumah Indonesia. Tim yang berkostum coklat  dengan strip hitam itu tampil konsisten dengan melakukan strike demi strike untuk menjauh dari Korea dan Chinese Taipei. Hal sama dengan Singapura, yang sempat tertinggal pada blok pertama, akhirnya mampu bangkit memanfaatkan tiga game terahir dengan berakhir di peringkat ketiga dengan meraih medali perunggu.

Sementara itu manajer tim boling Indonesia Ronny Arnold Mandagi mengakui atletnya tampil di bawah penampilan terbaiknya dan kurang lepas. "Atlet bermain di bawah penampilan terbaiknya selama ini, nilai rata-rata dari setiap lemparan juga di bawah biasanya. kami langsung melakukan evaluasi," kata Ronny.

Namun ia mengakui bila target nomor itu merupakan bidikan emas bagi tim Indonesia. Meski demikian menurut dia ia tetap optimistis untuk bisa mempersembahkan dua medali emas dari arena boling.

"Kami masih optimistis dengan target yang dibebankan dari pemerintah dua emas, kami akan berupaya maksimal pada nomor berikutnya baik di trio putra maupun beregu 6 nanti. Peluang kita masih terbuka, dan kami tetap akan menghadirkan Indonesia Raya di arena boling," kata Ronny menambahkan. (Ant/OL-7)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya