Membawa Pencak Silat ke UNESCO

Dhika Kusuma Winata
18/8/2018 15:26
Membawa Pencak Silat ke UNESCO
(ANTARA/Indrianto Eko Suwarso)

UNTUK pertama kalinya, olahraga pencak silat dipertandingkan di Asian Games 2018. Cabang olahraga yang berasal dari kearifan lokal dan ekspresi seni budaya bangsa ini menjadi salah satu potensi medali emas bagi kontingen Indonesia.

Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hilmar Farid mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya bersama The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sedang membahas pengajuan pencak silat sebagai warisan budaya tak benda dunia untuk kemanusiaan.

"Pada intinya kita ingin memperlihatkan nilai universal yang menonjol dari pencak silat," ujarnya di Jakarta, Sabtu (18/8).

Menurut Hilmar, dipertandingkannya pencak silat di Asian Games 2018 dapat membantu pengajuannya sebagai warisan budaya tak benda dunia. Selama setahun terakhir, sambungnya, berkas dan dokumen disusun dengan seksama oleh tim yang terdiri dari berbagai pemangku kepentingan.

"Tentu, arti pentingnya bukan hanya dari segi olahraga saja, tetapi juga untuk kemanusiaan, perdamaian dan sebagainya. Mudah-mudahan bulan November kita tahu hasilnya seperti apa," pungkasnya. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya