Fictor Roring: Pertahanan Harus Lebih Kuat

Budi Ernanto
15/8/2018 20:49
Fictor Roring: Pertahanan Harus Lebih Kuat
(Ist)

PELATIH tim nasional basket putra Indonesia Fictor Roring menyatakan anak asuhnya harus memperbaiki benteng pertahanan agar tidak lagi menelan kekalahan saat tampil di Asian Games 2018. Seperti yang diketahui, tim nasional basket putra Indonesia kalah telak 65-104 dari tim nasional Korea Selatan di laga perdana babak penyisihan Grup A, Selasa (14/8).

"Pertahanan, saat melawan Thailand dan Mongolia, harus lebih kuat lagi. Pertahanan kami saat melawan Korea Selatan kemarin sangat mudah ditembus. Kalau mau menang, itu harus dibenahi sesegera mungkin," kata Fictor saat dijumpai di Komplek Olahraga Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Walau dipermalukan dihadapan publik sendiri, Fictor menyatakan peluang Adhi Pratama Prasetyo Putra dkk untuk bisa mendapatkan kemenangan masih sangat besar.
"Pertandingan pertama belum menentukan apapun, masih ada laga kedua dan ketiga yang juga akan sangat penting," ujarnya.

Pelatih yang sukses mengantarkan Indonesia meraih medali perak SEA Games 2015 Singapura itu menyebut akan menyiapkan strategi khusus yang sesuai dengan pola main lawan di laga selanjutnya. Khusus untuk melawan Thailand, Fictor menyoroti satu pemain bernama Chitchai Ananti yang harus diwaspadai pergerakannya.

Ananti yang mengisi posisi shooting guard sangat lihai menembakkan bola dari jarak jauh dan berpotensi banyak menyumbangkan tiga angka untuk timnya. Fictor mengaku, sudah menonton langsung aksi Ananti ketika negaranya berhadapan dengan Mongolia. Dia sempat cedera, namun diperkirakan telah fit ketika berhadapan dengan Indonesia.

"Saat lawan kita dia (Ananti) pasti main, bagaimana caranya kita harus menghentikan dia. Kita harus limit shooting outside nya Thailand. Mungkin itu pekerjaan rumah kami," kata Fictor yang bersama timnya akan berjumpa dengan Thailand pada Senin (20/8).

Di sisi lain, pertandingan basket Asian Games tahun ini akan sangat seru seiring Jordan Clarkson bakal tampil membela Filipina. Sebelumnya, Clarkson tidak mendapat izin dari NBA untuk bermain di Asian Games 2018 meski Cleveland Cavaliers, tim yang dibelanya, mempersilakan untuk datang ke Jakarta.

NBA, melarang Clarskson lantaran aturan pemain membela negaranya hanya untuk ajang olimpiade dan juga piala dunia basket yang diselenggarakan FIBA, kompetisi piala kontinental, dan turnamen kualifikasi terkait. Setelah melakukan diskusi dengan federasi basket Filipina, NBA memberikan izin.

Hanya saja, izin tersebut hanya berlaku untuk kali ini saja lantaran ada dua pemain basket asal Tiongkok yang juga bermain di NBA, tapi bisa ikut Asian Games 2018.

"Karena kurangnya komunikasi yang jelas dari perjanjian antara NBA dan federasi basket Tiongkok serta Filipina, kami sepakat memberikan pengecualian satu kali ini saja," terang NBA. (ESPN/OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya