Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MANCHESTER City meraih hasil positif di awal perjuangan mempertahankan trofi juara Liga Primer. Tim besutan Pep Guardiola tersebut sukses melewati hadangan berat pertama musim ini.
Bermain di Stadion Emirates, Sabtu (12/8), Manchester City menang dua gol tanpa balas atas tuan rumah Arsenal. Winger Raheem Sterling membuka kemenangan Manchester City sebelum laga genap berjalan seperempat jam. Keunggulan tim tamu berlipat menit ke-64, kali ini melalui Bernardo Silva. Dua gol tersebut juga merupakan kreasi bek sayap Benjamin Mendy.
Tiga poin di kandang Arsenal menjadi bukti Manchester City memiliki potensi besar mempertahankan gelar juara. "Ada pe-ngorbanan dari banyak pemain. Kami berlatih bersama hanya dalam satu pekan, dua pekan ini. Waktu yang sangat sempit untuk mempersiapkan diri. Tapi, terdapat kepercayaan diri dan itu menjadi hal penting," tegas Guardiola.
Di sisi lain, kekalahan di laga kandang perdana musim ini membuat Arsenal banjir kritikan. Pelatih baru Arsenal, Unai Emery menjadi sosok yang paling banyak mendapat kritik tajam.
Salah seorang pengkritik Emery ialah pelatih senior Inggris Sam Allardyce. Emery dinilai salah taktik saat menghadapi Manchester City yang dikenal dengan dengan pressing tingginya.
"Ini merupakan kesalahan pelatih. Apa yang Manchester City lakukan? Menekan, menekan, menekan. Jadi mengapa Anda mencoba memainkan bola dari belakang? Anda tak dapat terobsesi dengan satu cara bermain karena itu hal bodoh," sebut pelatih berjuluk Big Sam ini.
Pilihan taktik Emery memang membuat Arsenal kesulitan mengembangkan permainan. Walhasil, City mendominasi seluruh aspek pertandingan.
Emery berkilah kekalahan anak asuhnya karena belum padunya Mesut Ozil dan kolega secara taktikal. "Kami meningkat selama 90 menit pertandingan. Saya pikir kami butuh pertandingan berikutnya untuk menjadi lebih baik lagi. Tapi, setidaknya saya senang dengan pemain-pemain yang telah berjuang keras," kata Emery.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved